SIAPA “ANAK-ANAK ALLAH” YANG DIBICARAKAN DALAM KEJADIAN 6? (BAGIAN 2)

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Meskipun anak-anak Allah bukanlah penyerbu ruang angkasa, Alkitab tampaknya mengajarkan bahwa ada kehidupan lain di alam semesta. Jelas dalam Kitab Suci bahwa Yesus membuat planet-planet lain: Allah “maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.” (Ibrani 1:2).

Ribuan tahun yang lalu, sebuah pertemuan yang menarik terjadi di surga. “Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap Tuhan dan di antara mereka datanglah juga Iblis.” (Ayub 1:6). Yang hadir dalam pertemuan ini adalah “anak-anak Allah”, serta Setan, yang mengatakan bahwa dia berasal dari Bumi. Anak-anak Tuhan ada di sana untuk mewakili dunia mereka yang belum jatuh di alam semesta Tuhan. Setan ada di sana untuk mewakili bumi.

Awalnya, Adam memiliki kekuasaan atas Bumi, tetapi begitu dia berdosa, dia kehilangan kekuasaannya kepada musuh. Bahkan Yesus menyebut Setan sebagai “penguasa dunia ini” (Yohanes 12:31). Dalam Injil Lukas, silsilah Yesus ditelusuri sampai ke Adam. Perhatikan apa yang Lukas katakan tentang silsilah ini: “anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.” (Lukas 3:38, penekanan ditambahkan).

Perbedaan antara Set dan Adam adalah tali pusar. Adam diciptakan langsung oleh tangan Tuhan; Set lahir dari Hawa. Adam adalah “anak Tuhan”, yang diciptakan untuk berkuasa atas Bumi. Jadi satu definisi untuk anak-anak Tuhan adalah makhluk-makhluk yang Tuhan sendiri ciptakan untuk berkuasa atas dunia yang Dia ciptakan. Makhluk-makhluk ini tidak dilahirkan tetapi diciptakan langsung oleh Tuhan. Dengan itu, mari kita bicara selanjutnya tentang cara kedua istilah “anak-anak Allah” digunakan.

Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. Kejadian 6:1-2.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *