SIMSON: BAYANGAN DARI KRISTUS

Belajar Alkitab
Mari bagikan artikel ini

Alkitab mengatakan bahwa kisah-kisah dalam Perjanjian Lama dicatat sebagai teladan bagi kita (1 Korintus 10:6).

Alkitab adalah catatan tentang orang-orang bersejarah, peristiwa-peristiwa nyata, dan tempat-tempat yang nyata. Tetapi Alkitab lebih dari sekadar buku sejarah. Kehidupan dan peristiwa-peristiwa tertentu yang dicatat dalam Alkitab dimasukkan oleh inspirasi TUHAN dengan tujuan untuk memajukan rencana keselamatan. Kita membaca tentang keturunan Abraham, Ishak, dan Yakub karena melalui merekalah, keluarga dan keturunan mereka, Mesias yang dijanjikan akan datang (Kejadian 3:15).

Tetapi lebih dari itu, banyak dari pengalaman hidup yang dicatat adalah contoh, objek pelajaran, atau pertanda dari realitas yang lebih besar dalam rencana keselamatan.

Sebagai contoh, ada tujuh kelahiran mukjizat yang dicatat dalam Alkitab selain kelahiran Yesus dari seorang anak dara. Kelahiran-kelahiran mukjizat lainnya bukanlah kelahiran dari anak dara; mereka adalah wanita-wanita dengan ketidaksuburan yang disembuhkan oleh Allah— jadi, ini adalah mukjizat penyembuhan penyakit ketidaksuburan sehingga para wanita tersebut dapat hamil dengan cara yang normal. Ketujuh kelahiran istimewa ini semuanya melambangkan Yesus dalam beberapa hal:

  1. Sarah—Ishak: melambangkan Anak yang dijanjikan yang akan dikorbankan.
  2. Ribka—Yakub: dalam persatuan dengan TUHAN, Yakub bergumul dengan ketakutan dan keegoisannya sendiri dan berhasil mengatasinya, dan pada akhirnya menjadi bapa bangsa yang dibangun di atas kedua belas putranya. Ini menjadi pertanda bagi Yesus, yang bergumul dengan pencobaan dan menang untuk menjadi batu penjuru gereja, yang dibangun di atas pekerjaan kedua belas rasul.
  3. Rahel—Yusuf: peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Yusuf sangat menandakan kehidupan Yesus; Anda dapat membaca lebih lanjut tentang hal ini di blog kami, Yusuf: Pertanda dari Kristus.
  4. Hana—Samuel: melambangkan Imam Besar surgawi kita, Yesus.
  5. Wanita dan anak perempuan Sunem yang mati dan dibangkitkan: melambangkan Yesus, yang mati dan bangkit kembali.
  6. Elisabet—Yohanes Pembaptis: Yohanes digambarkan sebagai nabi yang terbesar dan secara akurat mewakili Yesus, yang merupakan nabi terbesar dari semua nabi.
    Istri Monoah—Simson.

Simson: Sebuah pertanda dari Juruselamat

Simson adalah seorang anak yang lahir secara ajaib, yang menjadi pertanda, sama seperti tokoh-tokoh lain di atas, kelahiran Yesus sebagai Juruselamat kita.

Simson diberkati dengan kekuatan fisik yang supernatural. Yesus diberkati dengan kekuatan rohani yang supernatural.

Kekuatan fisik Simson berasal dari hubungannya dengan Allah. Yesus, sebagai Juruselamat kita sebagai manusia, menerima kekuatan rohani dari hubungan-Nya dengan Bapa-Nya.

Yesus berkata,

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. … Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku (Yohanes 5:19, 30).

Simson menggunakan kekuatan supernaturalnya untuk menghadapi dan menggulingkan musuh-musuh Israel, dan ketika diserang oleh seekor singa, ia dipenuhi oleh Roh Tuhan dan mencabik-cabik binatang itu dengan tangan kosong (Hakim-hakim 14:4, 6).

Yesus dipenuhi dengan Roh Tuhan dan menggunakan kekuatan rohani-Nya yang supernatural untuk menghadapi, mengalahkan, dan menghancurkan musuh-musuh kita-termasuk Iblis, singa yang mengaum-aum (1 Petrus 5:8), beserta dusta-dustanya dan kuasa maut itu sendiri:

Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut. dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. (Ibrani 2:14,15).

Simson menantang musuh-musuhnya dengan berbagai teka-teki (Hakim-hakim 14:12). Yesus menantang musuh-musuh-Nya dengan perumpamaan dan contoh-contoh kehidupan (Yohanes 21:25-46).

Simson mencintai seorang perempuan yang tidak dapat dipercaya yang dijadikannya istri, dan perempuan itu mengkhianatinya. Yesus mengasihi umat manusia, yang digambarkan sebagai seorang perempuan pezinah yang dijadikan istri-Nya, dan dia (kita) mengkhianati, menolak, dan menyalibkan-Nya (Yeremia 3:20; 9:2; Yakobus 4:4).

Simson adalah hakim terakhir yang memerintah Israel. Yesus adalah hakim tertinggi atas segala sesuatu (Yohanes 5:27).

Simson, dalam kematiannya, menghancurkan kuil kafir dan orang-orang yang mengeraskan hati dalam pemberontakan mereka terhadap Allah. Yesus, dengan kematian-Nya, menghancurkan sinagoge Iblis, yang memegang kuasa maut, menghancurkan maut dan mendatangkan hidup dan kekekalan, dan menghancurkan pekerjaan Iblis (Ibrani 2:14; 2 Timotius 1:10; 1 Yohanes 3:8).

Alkitab adalah catatan tentang orang-orang yang nyata dan bersejarah yang menjalani kehidupan yang nyata dan bersejarah. Tetapi lebih dari itu: Alkitab adalah wahyu ilahi tentang kasih, karakter, metode, prinsip, dan rencana Allah untuk menyelamatkan Anda dan saya dari dosa.

Ketika Anda mempelajari Kitab Suci, jangan hanya mempelajari fakta-fakta historisnya, tetapi juga mencari kebenaran-kebenaran kekal yang mendalam-kebenaran yang paling dalam adalah kebenaran tentang Allah yang dinyatakan oleh Yesus!


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *