sulfur dan kesehatan

Sulfur dan Kesehatan

Berita & Artikel Featured Kesehatan
Mari bagikan artikel ini

Ada banyak orang yang tertarik mempelajari nutrisi yang baik, sering dibingungkan dengan nama-nama kimia yang sulit dipahami. Salah satu bahan kimia yang banyak digunakan dalam dunia nutrisi dan dunia industri adalah sulfur atau yang sering disebut belerang. Baunya yang sangat khas mempermudah orang-orang untuk mengenali zat ini. Sulfur dapat ditemukan dalam banyak sumber baik dari hasil alam langsung ataupun dari bahan makanan yang kita konsumsi. Biasanya, sulfur yang kita kenal diproduksi menjadi sabun, obat-obatan dan keperluan-keperluan lainnya. Produksi sulfur dari alam perlu diolah terlebih dahulu sedemikian rupa untuk dapat dikonsumsi langsung ketimbang hanya untuk penggunaan luar.

Informasi lain mengenai sulfur adalah kegunaannya dalam kesehatan tubuh manusia di antaranya:

  • Meningkatkan kemampuan tubuh untuk menghasilkan antioksidan, di mana dapat menaikkan fungsi tubuh untuk menangkal radikal bebas yang merusak tubuh.
  • Efek detoksifikasi atau membersihkan tubuh dari racun. Uniknya, sulfur ini dapat mengikat logam beracun seperti aluminium dan membuangnya dari tubuh.
  • Perawatan tulang dalam meregenerasi sel-sel tulang yang rusak serta membersihkan tulang dari tembaga yang membuat tulang rusak.
  • Perawatan kulit dan rambut. Sering disebut juga mineral kecantikan, sulfur merupakan mineral yang diperlukan untuk kesehatan kulit, rambut dan juga kuku.
  • Membantu produksi insulin di mana sulfur ini memang juga adalah salah satu komponen dari insulin. Namun dalam hal ini, hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit.
  • Membantu penyerapan nutrisi seperti karbohidrat dan protein.
  • Agen anti alergi dan anti infeksi parasit apalagi alergi tersebut berefek pada kulit.

Kecukupan sulfur sehari-hari adalah 0,2-1,5 gram per hari. Jarang ditemukan orang yang overdosis dengan sulfur dari tumbuhan, biasanya akan kelebihan kalau menggunakan suplemen. Dalam banyak kasus, kekurangan sulfur yang sering ditemui. Bagaimana kita tahu kita kekurangan sulfur?

  1. Kelelahan dan kelesuan
  2. Kuku dan rambut yang rapuh
  3. Rambut rontok dan pertumbuhan rambut yang lambat
  4. Masalah sendi
  5. Masalah kulit seperti ruam, dermatitis dan eksim
  6. Penuaan kulit lebih cepat
  7. Masalah gula darah
  8. Peningkatan alergi dan infeksi parasit
  9. Ketidakmampuan mencerna makanan
  10. Sirkulasi darah yang buruk

Minimal 3 atau 4 gejala di atas terjadi dalam tubuh kita, sudah bisa diindikasikan kita kekurangan, sulfur dan perlu ditambah. Makanan yang banyak mengandung sulfur terdapat banyak di bawang-bawangan, kemudian ada di biji-bijian (contohnya jagung), sayuran (contohnya brokoli, kubis, kembang kol, sawi, selada air, dll), dan buah-buahan (contohnya apel, mangga, jeruk, anggur, jambu biji, nanas, dll). Tetapi perlu diketahui, sulfur akan mudah hilang ketika diproses selama memasak. Jadi kalo mau jumlah sulfur yang maksimal dari tumbuhan tersebut bisa dikonsumsi secara mentah saja.

Selain dalam penggunaan dalam seperti dalam makanan-makanan tadi, ada juga untuk penggunaan luar seperti mandi di air hangat yang mengandung belerang, sangat baik untuk perawatan dari luar. Namun, perlu berhati-hati dalam hal keamanan dan lingkungan tersebut, karena bila kadar belerangnya terlalu tinggi dapat menjadi beracun dan merusak sistem saraf, sehingga ada banyak yang sampai hilang kesadaran.

Kalau kita menyadari, kebutuhan nutrisi kita sangat kompleks dan spesifik yang sering membuat kita sendiri bingung bagaimana harus mencukupkannya supaya tetap sehat. Tapi tidak perlu khawatir, karena Tuhan berjanji akan memenuhi segala keperluan kita.

Filipi 4: 19 berkata,

“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus”.


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *