TIDAK ADA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MENDAPATKAN KESELAMATAN

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Perjalanan rasul Paulus selama 35 tahun membawanya melalui Turki, Yunani, Roma, dan, tentu saja, Israel dan Palestina. Terkadang dia bepergian dengan kapal (kapalnya karam tiga kali!) dan terkadang dengan berjalan kaki. Selama lima perjalanan misionarisnya, dia melakukan perjalanan sejauh 13.000 mil. Ketika Paulus menulis suratnya kepada orang-orang Galatia, dia mengatakan kepada mereka dengan jelas bahwa jika ada orang yang mencoba untuk mengkhotbahkan Injil yang berbeda kepada mereka, orang itu “terkutuk”—termasuk jika orang tersebut mengatas-na makan Paulus atau bahkan adalah malaikat.

Itu adalah bahasa yang keras, tetapi Paulus perlu mendapatkan perhatian mereka. Dia telah mengajari mereka keselamatan melalui iman di dalam Kristus saja, tetapi seseorang telah mengajar orang-orang Galatia sesuatu yang sangat berbeda, mengatakan kepada mereka bahwa mereka perlu melakukan hal-hal tertentu lainnya untuk diselamatkan.

Injil yang telah diberitakanmya, Paulus mengingatkan mereka, bukanlah sesuatu yang dia ciptakan. Tidak ada manusia yang mengajar atau memberitakannya Injil. Dia berkata, “Itu adalah wahyu Yesus Kristus kepadanya”. Setelah pertobatan Paulus, Yesus sendirilah yang menyatakan Injil kepadanya.

Hanya ada satu Injil. Pada intinya adalah Yesus Kristus dan pengorbanan-Nya, yang mendamaikan kita dengan Allah melalui iman. Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan keselamatan yang Dia berikan kepada kita secara cuma-cuma.

Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia. Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus. Galatia 1:11-12.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.