Tumpukan Abu

Blog AFI
Mari bagikan artikel ini

a-heap-of-ashes-large

Setelah Olimpiade Musim panas 2016 selesai di Rio pada Hari Minggu, jenis permainan internasional yang lain mulai hari Senin. Amerika serikat dan Korea Selatan memulai latihan-latihan militer tahunan mereka, yang mendorong ancaman-ancaman serangan nuklir oleh Korea Utara. Puluhan ribu ikut serta dalam pelatihan ini, disebut ”Tidak profokatif di alam” dan dirancang untuk menambah ”kesiapan”, melindungi wilayah itu dan mempertahankan kemantapan di semenanjung Korea.”

Tapi itu bukanlah bagaimana Kim Jong Un melihat hal itu. Dalam sebuah pernyataan pembalasan, tentara rakyat Korea memberitahu dua negara itu, ”Nuklir penghasut perang itu harus di ingat bahwa jika mereka mempertunjukkan tanda paling kecil dari penyerangan, (Korea Utara) akan membelokkan kubu penghasutan ke dalam tumpukan abu dengan satu serangan Nuklir gaya-pre-imperium Korea.

Tidak jauh Cina telah mengancam Jepang, mengisyaratkan tindakan militer jika dia ikut serta dalam operasi ”kebebasan pelayaran” U.S. di laut Cina Selatan. Meskipun pengadilan permanen Arbitrasi di The Hague diputuskan pada bulan Juli tanggal 12 bahwa tuntutan perluasan Cina akan kepemilikan sebagian besar laut Cina Selatan tidak memiliki dasar hukum, Cina memberitahu Jepang bahwa mereka akan ”menyeberangi garis merah” jika mereka ikut serta dalam operasi-operasi itu.

Di bagian lain dunia, pasukan militer perluasan Rusia di perbatasan Ukraina dapat mengirimkan satu penyerbuan yang segera terjadi. Satu militer perluasan Rusia yang sedang berlangsung di perbatasan-perbatasan Ukraina mungkin menyatakan persiapan-persiapan pertentangan militer yang biasa. Hal itu tentunya menandai satu peningkatan ketegangan yang akan mendapatkan penolakan signifikan di Ukraina.

Kita hidup di zaman yang tidak pasti, tapi Yesus berkata, ” Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya ”(Matius 24:6). Kristus tidak sedang berbicara kepada murid-murid-Nya tentang kehancuran Yerusalem yang akan datang; Dia juga sedang mengisyaratkan kekacauan internasional yang akan menggoncangkan dunia sebelum kedatangan-Nya.

Ramalan Yesus tidak berarti memberi kita satu waktu yang tepat untuk kedatangan yang ke dua atau membuat Anda takut, melainkan, untuk memberitahu kita itu sebentar lagi dan Tuhan tahu segala sesuatu dan yang mengatur jika Anda menaruh hidup Anda di tangan-Nya. Kebingungan yang terlihat dalam bidang politik, militer dan rohani dari dunia kita, digabungkan dengan kekacauan di alam, memberitahu kita bahwa permainan besar antara yang baik dan yang jahat akan segera berakhir.

Sudahkah Anda bersedia untuk menyelesaikan pertandingan itu dan merayakannya dengan mahkluk-mahkluk surgawi kemenangan Kristus atas dosa?


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.