666 Bagian 2

Belajar Firman Featured Pendalaman Alkitab
Mari bagikan artikel ini

Di artikel kedua ini kita akan sama-sama mempelajari siapa binatang dalam Wahyu 13 yang memiliki tanda binatang dan yang membantu mencetuskan tandanya pada orang-orang. Jadi di Wahyu 13 ada dua binatang ini yang akan sama-sama kita pelajari identitasnya.

Berikut digambarkan tentang binatang yang pertama di Wahyu 13:1-2, Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.”

Jadi di atas digambarkan binatang pertama dalam Wahyu 13, yang ialah gabungan dari beragam binatang ini, singa, beruang, macan tutul, diberi kuasa oleh naga, dan ia memiliki sepuluh tanduk dan tujuh kepala. Gambaran mirip akan hal ini tentunya kita dapati dari satu kitab Perjanjian Lama yaitu kitab Daniel pasal ke-7.

Dan kita juga akan mendapati berbagai bahasa yang dipergunakan dalam bagian lain kitab Wahyu adalah bahasa yang dipinjam dari kitab Perjanjian Lama, dalam kasus Wahyu 13 salah satunya adalah bahasa Daniel pasalnya yang ke-7. Daniel tentunya kitab yang cukup unik karena kitab ini adalah kitab yang direkomendasikan oleh Yesus sendiri di tengah-tengah khotbahnya tentang akhir zaman dalam Matius 24, dalam hal ini ayat 15 khususnya, “Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel–para pembaca hendaklah memperhatikannya.”

Guna mempelajari hal ini lebih lanjut pembahasan 666 ini di kesempatan ini kita akan sama-sama mempelajari Daniel pasal 7. Berikut adalah binatang-binatang yang diceritakan dalam Daniel pasal 7 yang menjadi gabungan dalam binatang pertama Wahyu 13,

  1. Singa bersayap rajawali (Daniel 7:4)

“Yang pertama rupanya seperti seekor singa, dan mempunyai sayap burung rajawali; aku terus melihatnya sampai sayapnya tercabut dan ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada dua kaki seperti manusia, dan kepadanya diberikan hati manusia.”

  1. Beruang timpang dengan tiga rusuk di mulut (Daniel 7:5)

“Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupanya seperti beruang; ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya: Ayo, makanlah daging banyak-banyak.”

  1. Macan tutul bersayap empat berkepala empat (Daniel 7:6)

“Kemudian aku melihat, tampak seekor binatang yang lain, rupanya seperti macan tutul; ada empat sayap burung pada punggungnya, lagipula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan.”

  1. Binatang menakutkan bergigi besi (Daniel 7:7)

“Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.”

Keempat binatang ini tentunya adalah lambang dari sesuatu. Daniel 7:17 mengatakan, “Binatang-binatang besar yang empat ekor itu ialah empat raja yang akan muncul dari dalam bumi;” dan dalam Daniel 7:23 “Binatang yang keempat itu ialah kerajaan yang keempat.” Jadi binatang boleh dikatakan adalah kerajaan atau kuasa politik yang boleh dikatakan yang diwakili oleh raja. Bahkan keempat binatang dalam Daniel 7:23 adalah kerajaan yang muncul secara bergantian mendominasi dalam panggung sejarah bumi.

Setelah mengetahui binatang adalah kerajaan dan ini adalah kekuasaan yang terjadi berurutan, maka sangat memudahkan kita bila kita dapat mengetahui siapa binatang yang pertama terlebih dahulu.

Binatang yang pertama digambarkan sebagai singa bersayap rajawali, sekali lagi tentunya untuk menafsirkan ini kita perlu membaca kitab lain dalam Alkitab. Singa dalam Alkitab dipakai untuk menggambarkan, yang pertama Yesus sendiri, Ia digambarkan sebagai singa dari suku Yehuda (Wahyu 5:5), kedua dipakai untuk menggambarkan iblis (1 Petrus 5:8), dan ketiga adalah negara Babel dalam kitab Yeremia.

Untuk melihat gambaran ketiga ini kita dapat baca dalam Yeremia 4:7, “Singa telah bangkit dari belukar, pemusnah bangsa-bangsa telah berangkat, telah keluar dari tempatnya untuk membuat negerimu menjadi tandus; kota-kotamu akan dijadikan puing, tidak ada yang mendiaminya.” Jadi singa dalam kitab Yeremia digambarkan sebagai kerajaan yang akan menghancurkan Yehuda apabila mereka tidak berpaling pada Tuhan.

Bahkan terlebih lagi digambarkan dalam Yeremia 4:13 mengenai kerajaan singa ini, “Lihat, ia naik seperti awan-awan, keretanya kencang seperti angin badai, kudanya lebih tangkas dari pada burung rajawali. Celakalah kita, sebab kita dibinasakan!” Jadi kerajaan yang akan menghancurkan Yehuda dalam kitab Yeremia digambarkan sebagai singa dan ketangkasan penaklukannya seperti burung rajawali. Dan bila kita mengenali sejarah umat Tuhan kerajaan Yehuda, kita akan mengetahui bahwa kerajaan yang dimaksud adalah kerajaan Babel (Yeremia 52:12-14).

Jadi dari ketiga gambaran mengenai singa di atas kita akan melihat bahwa singa yang digambarkan dalam Daniel pasal 7 tentunya ialah kerajaan Babel dengan kecepatan penaklukannya. Bahkan tafsiran ini sangat sesuai mengingat kitab Yeremia adalah kitab yang ada keberadaannya sebelum kitab Daniel, bahkan dalam Daniel 9:2, Daniel sendiri sempat menyebut kitab Yeremia, yang mana artinya kitab ini tidak asing bagi umat Tuhan di masa itu.

Mengetahui singa bersayap rajawali adalah kerajaan Babel sekali lagi akan sangat memudahkan kita dalam interpretasi dan memastikan identitas binatang atau kerajaan setelahnya. Kita tinggal melihat dalam Alkitab dan sejarah siapa yang akan menaklukkan Babel, dalam hal ini bila kita melihat Daniel 5:28 kita akan mengetahui bahwa kerajaan Media dan Persia lah yang menaklukkan kerajaan Babel.

Jadi beruang timpang yang berdiri di sebelah sisinya dengan tiga rusuk di mulut adalah kerajaan Media Persia, yang dapat kita lihat dalam Alkitab dan sejarah sebagai penakluk kerajaan Babel. Kerajaan Media dan Persia adalah kerajaan unik dimana ini adalah dua kerajaan yang bergabung, sebagaimana namanya Media dan Persia, dan dimana salah satu kerajaan ini lebih dominan dari yang lain. Dan mereka boleh dikatakan menaklukkan tiga kerajaan sebelumnya yaitu Lydia, Mesir dan Babel tentunya.

Kerajaan ketiga atau binatang ketiga yang mana penakluk dari Media dan Persia kita lihat dari penglihatan Daniel mengenai dua binatang dalam Daniel 8. Dalam Daniel 8:21 diungkapkan sebelum hal itu bahkan terjadi dengan jelas kerajaan mana yang akan menaklukkan Media dan Persia, “Dan kambing jantan yang berbulu kesat itu ialah raja negeri Yunani, dan tanduk besar yang di antara kedua matanya itu ialah raja yang pertama.” Dan kerajaan yang dimaksud ialah kerajaan Yunani. Hal ini juga dapat dipastikan lewat sejarah.

Dalam hal ini yang dilambangkan oleh macan tutul berkepala empat dan bersayap empat adalah kerajaan Yunani yang setelah kematian Alexander Agung digantikan oleh keempat orang jendralnya (yang adalah cukup unik karena sebetulnya jendral Alexander lebih dari empat orang, tetapi di akhir yang bertahan ada empat orang ini), dan empat sayapnya tentunya menggambarkan kecepatan penaklukkan kerajaan Yunani terhadap dunia yang luar biasa.

Sudah tentu binatang keempat atau kerajaan keempat adalah binatang yang menaklukkan kerajaan Yunani yaitu kerajaan Romawi, yang memerintah pada saat Yesus datang ke dunia ini dan disalibkan untuk dosa-dosa kita.

Satu hal yang perlu kita cermati pada binatang atau kerajaan keempat terjadi sesuatu yang unik yang digambarkan lebih dari binatang lainnya. Dari binatang keempat ini digambarkan ada sepuluh tanduk, dan ditafsirkan sendiri oleh Daniel 7:24, bahwa sepuluh tanduk ini menggambarkan sepuluh raja yang akan muncul dari binatang yang keempat. Pertanyaannya adalah apakah sepuluh tanduk ini kaisar Romawi yang berurutan memerintah? Tentu tidak, sepuluh tanduk ini digambarkan seakan muncul serentak (bersamaan) dari kerajaan Romawi (Daniel 7:24), dan tidak ada masa dalam pemerintahan Romawi dimana mereka punya 10 kaisar bersamaan. Jadi dapat disimpulkan bahwa ini adalah raja atau kerajaan yang muncul dari kerajaan Romawi setelah kerajaan ini terpecah, bukan kaisar dalam pemerintahan kekaisaran Romawi itu sendiri.

Bila kita melihat sejarah, kita akan mengetahui lebih jelas bahwa ini adalah 10 kerajaan pecahan dari Romawi, yang mana sebagian besar adalah kerajaan atau awal bangsa-bangsa Eropa Barat saat ini yaitu Anglo Saxons, Visigoths, Vandals, Franks, Ostrogoths, Huns, Heruli, Lombards, Suevi, Burgundians.

Untuk memastikan bahwa sepuluh tanduk ini muncul dari pecahnya kekaisaran Romawi kita juga dapat lihat dari peristiwa selanjutnya yang terjadi dimana muncul satu tanduk kecil dikatakan dalam Daniel 7:8,  “Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut; dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong.” Jadi jelas dari peristiwa berikutnya setelah sepuluh tanduk itu ada muncul satu tanduk kecil dan seakan menyebabkan tiga tanduk lain patah. Dengan kata lain muncul suatu kuasa lain yang seakan menyebabkan tiga kuasa lain runtuh.

Bila kita lihat tanduk kecil ini mendapatkan penggambaran spesifik dari Firman Tuhan, untuk mengetahui identitasnya kita akan melihat beberapa karakteristik dari si tanduk kecil ini.

  1. Ia bertumbuh sebagai tanduk kecil (Daniel 7:8) lalu menjadi lebih besar dari yang lain (Daniel 7:20).

Dalam artian ia raja kecil atau hanya memiliki kuasa kecil di awal kemudian menjadi kuasa yang lebih besar dari yang lain.

  1. Ia memiliki mata manusia (Daniel 7:8).

Kata mata di sini seringkali berhubungan dengan “pelihat” yang mana adalah sebutan bagi nabi Tuhan di zaman dahulu (1 Samuel 9:19), jadi dengan kata lain kuasa ini dapat dikatakan mengakui dirinya sebagai juru bicara Tuhan.

  1. Ia memiliki mulut yang menyombong (Daniel 7:8)
  2. Ia bertumbuh di antara 10 tanduk (Daniel 7:8)

Ia berkuasa di daerah Eropa, dari kuasa yang kecil kemudian memiliki kuasa yang besar

  1. Ia memiliki jenis kuasa yang berbeda dengan sepuluh tanduk lain (Daniel 7:24)

Kuasa ini bukan sekedar kuasa politik, bila kita lihat karakteristik tanduk kecil yang lain kita akan melihat kuasa ini berhubungan dengan kuasa keagamaan juga, dengan kata lain kuasa ini adalah kuasa politik atau kerajaan bercampur dengan kuasa keagamaan.

  1. Ia akan menyebabkan tiga kuasa tanduk lain runtuh (Daniel 7:24)
  2. Ia mengucapkan perkataan yang menentang yang Maha Tinggi (Daniel 7:25)
  3. Ia menganiyaya orang-orang kudus milik yang Maha Tinggi (Daniel 7:25)
  4. Ia berusaha mengubah waktu dan hukum (Daniel 7:25)
  5. Ia menganiyaya selama satu masa, dua masa dan setengah masa (Daniel 7:25).

Kata satu masa, dua masa dan setengah masa mewakili suatu periode waktu, periode waktu ini juga disebutkan di Wahyu 12:14, yang mana bila kita baca Wahyu 12 secara keseluruhan kita akan temukan arti yang sama dari Wahyu 12:6 yaitu seribu dua ratus enam puluh hari.

Dalam nubuatan waktu satu hari berarti satu tahun bila kita lihat berdasarkan Bilangan 14:34 dan Yehezkiel 4:6 (dan sistem nubuatan satu hari satu tahun ini juga teraplikasi dengan tepat bila diaplikasikan pada Daniel 9:24-27 mengenai waktu penyaliban Yesus saat ia datang pertama kali).

Jadi kuasa tanduk kecil ini akan berkuasa selama 1260 hari nubuatan atau 1260 tahun literal.

Dalam artikel 666 bagian selanjutnya kita akan melihat dengan lebih jelas siapa tepatnya kuasa tanduk kecil ini, dan bagaimana ia terhubung dengan binatang gabungan di Wahyu pasal 13.

Bersambung…

by Agus Setiawan T.


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *