AGAMA ALKITAB ITU PRAKTIS

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Agama Alkitab bukanlah pakaian yang bisa dikenakan dan ditanggalkan sesuka hati. Itu adalah suatu pengaruh meliputi segala hal yang menuntun kita menjadi para pengikut Kristus yang sabar dan menyangkal diri, melaku- kan sebagaimana Ia lakukan, berjalan sebagaimana Ia berjalan.  Agama ini

mengajarkan kita melatih kesabaran dan ketekunan ketika berada di tempat di mana kita menerima perlakuan keras dan tidak adil….

Tetapi jika Firman Allah dibuat menjadi prinsip yang tinggal dalam ke- hidupan kita, segala sesuatu yang kita lakukan, bahkan tiap perbuatan kecil, akan menyatakan bahwa kita bersandar kepada Yesus Kristus, bahkan pikiran kita pun telah terpikat kepada Dia. Jika Firman Allah diterima dalam hati, maka Firman itu akan mengosongkan jiwa dari kepuasan diri dan ketergan- tungan diri. Kehidupan kita akan menjadi satu kekuatan bagi kebaikan, ka- rena Roh Kudus mengisi pikiran kita dengan perkara-perkara Allah. Agama Kristus kita praktikkan, karena kemauan kita ada dalam keselarasan sempur- na dengan kehendak Allah….

Selidiki Alkitab! Tidak ada buku lain yang akan memberikan Anda pemi- kiran yang demikian murni, memuliakan dan mengagungkan; Anda tidak da- pat memperoleh pengalaman agama yang kuat, dari buku lain mana pun. Bila Anda menggunakan waktu untuk memeriksa diri, berdoa dengan rendah hati, mempelajari Firman Allah sungguh-sungguh, maka Roh Kudus ada dekat un- tuk menaruh kebenaran ke dalam hatimu.  Alkitab, dan Alkitab sajalah, yang

harus menjadi aturan iman kita. Alkitab adalah daun pohon kehidupan, dan dengan memakannya, dengan menerimanya ke dalam pikiran kita, maka kita akan bertumbuh kuat melakukan kehendak Allah….

Jika kita tidak menerima agama Kristus dengan makan Firman Allah, maka kita tidak akan dianggap layak memasuki kota Allah. Karena hidup dari makanan duniawi, mendidik cita rasa kita untuk mencintai hal-hal dunia- wi. maka kita tidak dapat menghargai arus murni surgawi yang mengalir di

surga….

Yesus berkata, “Tanpa Aku kamu tidak bisa melakukan apa-apa.” Hidup di dalam Kristus, bergantung pada Kristus, ditopang oleh Kristus, menda- patkan makanan dari Kristus, maka kita bisa menghasilkan buah yang sama dengan Kristus. Kita hidup dan bergerak di dalam Dia; kita satu dengan Dia dan dengan Bapa. Inilah agama Alkitab.

Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia. Yakobus 1:27.

 

-Suara Hati Nurani, hal. 20-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *