APAKAH ALLAH BERBICARA KEPADA ORANG MELALUI PENGALAMAN ‘HAMPIR-MATI’ NYA?

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Sejumlah orang mengaku memiliki apa yang disebut “pengalaman mendekati kematian” (NDE), di mana mereka hampir mati dan kemudian kembali untuk berbagi pengalaman meteka ketika melihat cahaya dan terkadang bertemu dengan malaikat, Yesus, dan bahkan kerabat yang sudah meninggal. Yang lain berbicara tentang pengalaman saat hidup “di luar tubuh” mereka. Jika Anda tidak terbiasa dengan ajaran Alkitab tentang keadaan orang mati, NDE bisa menjadi alat iblis yang sangat menipu.

Hal terpenting untuk diingat adalah bahwa Anda tidak boleh membangun pemahaman Anda tentang Kitab Suci berdasarkan indra Anda. Selalu mendasarkannya pada Firman Tuhan.

Seorang dokter pernah menjelaskan kepada saya apa yang bisa terjadi selama trauma jantung yang ekstrim, ketika otak kekurangan oksigen. Sangat berbahaya jika Anda tidak mendapatkan cukup oksigen — Anda bisa berhalusinasi dan memiliki penglihatan. Itu adalah proses biologis. Seseorang yang mengaku telah bangkit dari tubuhnya atau mengalami mimpi pada saat-saat menjelang kematian, mungkin hanya mengalami fenomena fisiologis akibat kekurangan oksigen ini. Apa yang mereka alami mungkin tampak nyata, tetapi itu hanyalah fantasi imajinasi mereka.

Saya tidak sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan Tuhan berbicara kepada seseorang melalui sebuah penglihatan. Kita memiliki contoh tentang ini di dalam Alkitab. Tetapi saya akan memperingatkan Anda lagi bahwa kita tidak boleh membangun teologi kita di atas pengalaman mendekati kematian. Jika Anda pernah berpikir Tuhan berbicara kepada Anda melalui fenomena seperti itu atau bahkan mimpi, bandingkan dengan Firman Tuhan. Terlalu sering pesan yang didengar orang tidak terdengar Alkitabiah.

Setan akan menggunakan segala cara untuk menyesatkan orang dari Alkitab. Semakin dekat kita dengan kedatangan Kristus, praktik-praktiknya semakin menipu. Perhatikan peringatan Paulus: “Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang” (2 Korintus 11:13, 14). Kita tidak selalu bisa mengandalkan indra kita untuk menemukan kebenaran.

Carilah pengajaran dan kesaksian!” Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar. Yesaya 8:20

-Doug Batchelor-

Apakah Anda rindu mempelajari lebih lanjut mengenai kematian? Semua dibahas secara mendalam berdasarkan Alkitab, dapatkan segera majalah Misteri Akhirat di link berikut ini, https://afindostore.com/product/misteri-akhirat/


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.