BERJALAN BERKAITAN DENGAN KESEHATAN OTAK YANG LEBIH BAIK—TERUTAMA SEIRING BERTAMBAHNYA USIA

Kesehatan
Mari bagikan artikel ini

Bukan rahasia lagi bahwa olahraga memiliki efek luar biasa pada kesehatan kita secara keseluruhan. Dari melawan penyakit kardiovaskular hingga membantu kepadatan tulang, berolahraga adalah cara penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran kita secara keseluruhan. Tetapi sebuah studi terbaru terhadap orang-orang berusia delapan puluhan menemukan bahwa gerakan sederhana—dalam bentuk berjalan kaki—terkait dengan peningkatan kesehatan otak.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience edisi November berbagi hubungan menarik antara gerakan di kemudian hari dan penuaan sinaptik dan kognitif. Sebagai bagian dari penelitian, warga Chicago berusia delapan puluhan melacak aktivitas dan gerakan harian mereka dan berpartisipasi dalam tes memori tahunan. Para peneliti menemukan bahwa, ketika membandingkan kesehatan sel mikroglia mereka (sel kekebalan dalam sistem saraf pusat yang bertanggung jawab atas infeksi dan peradangan otak) dengan tingkat aktivitas mereka, mereka yang memiliki gaya hidup lebih aktif memiliki otak yang lebih sehat secara keseluruhan dan cenderung tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit alzheimer.

Tunda sebelum Anda mencoba meyakinkan sahabat Anda untuk memulai latihan maraton—walaupun Anda dan teman Anda lebih bertenaga jika Anda melakukannya. Melihat manfaat nyata dari gerakan tidak berarti bahwa peserta memiliki rejimen (rencana, atau tindakan seperti diet, olahraga atau perawatan medis) kebugaran yang ketat. Studi ini berbagi bahwa gerakan, secara umum, adalah semua yang diperlukan, daripada olahraga yang berkepanjangan. Berjalan saja bisa membuat Anda tetap memiliki otak tajam seiring bertambahnya usia.

“Aktivitas fisik berhubungan dengan penuaan kognitif yang lebih baik dan pengurangan risiko penyakit neurodegeneratif,” kata studi tersebut. “Ini adalah data pertama yang mendukung aktivasi mikroglial sebagai jalur fisiologis yang menghubungkan aktivitas fisik dengan kesehatan otak pada manusia.”

Bahkan mengetahui hal ini, kami masih belum sepenuhnya yakin mengapa atau bagaimana olahraga berkontribusi pada fungsi otak yang lebih baik. Sementara hasilnya sangat condong ke arah korelasi antara kesehatan otak yang baik dan bergerak atau berjalan-jalan versus tetap duduk, alasan sebenarnya untuk respons neurologis yang lebih sehat masih dipertanyakan. Studi ini menjelaskan bahwa lebih banyak pekerjaan diperlukan untuk menyelami lebih dalam pertanyaan besar ini. Tetapi satu hal yang pasti: Gerakan tampaknya sama pentingnya bagi kesehatan mental Anda seperti halnya bagi kesehatan fisik Anda. Sekarang marilah kita mencari udara segar dengan berjalan kaki!


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.