BINTANG NEUTRON

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Bintang neutron adalah salah satu keajaiban alam semesta yang misterius. Mereka tercipta ketika bintang yang bertambah tua, membengkak menjadi raksasa berwarna merah dan meledak dalam supernova, meninggalkan inti yang mendingin dan membentuk bintang neutron ultra padat.

Bumi berputar sekali setiap 24 jam, tetapi bintang neutron dapat berputar lima puluh kali per detik, dan bagian dalamnya ratusan kali lebih panas daripada inti Matahari. Sebuah bintang neutron begitu padatnya sehingga satu sendok teh materialnya mengandung massa lebih dari 900 kali massa Piramida Agung Giza di Mesir. Dengan kata lain, kepadatan ini kira-kira setara dengan massa seluruh populasi manusia di Bumi yang dikompresi menjadi ukuran gula batu. Gaya gravitasi yang dihasilkan dari bintang neutron begitu kuat sehingga jika sebuah benda jatuh dari ketinggian satu meter, benda itu akan langsung menabrak permukaan, dengan kecepatan sekitar 4.500.000 mil per jam.

Ketika bintang terbesar meledak dalam supernova, mereka dapat pecah dan runtuh hingga membentuk sesuatu yang bahkan lebih padat daripada bintang neutron yakni sebuah lubang hitam. Pusat lubang hitam disebut singularitas. Diyakini bahwa pada pusatnya, semua massanya tertekan pada satu titik di mana waktu dan ruang berhenti. Dalam jarak tertentu dari singularitas, tarikan gravitasi begitu kuat sehingga tidak ada bahkan cahaya sekalipun, yang bisa lolos.

Tahukah Anda bahwa Alkitab berbicara tentang adanya bintang besar lain yang pecah? Yesaya 14:12 berkata, “Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!” Dan Wahyu menjelaskan, “Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit” (Wahyu 12:4). Iblis dan para malaikat pengikutnya menyerah kepada dosa dan kehilangan tempat di surga.

Dosa adalah lubang yang paling hitam dari semuanya. Lubang itu akan menarik kita masuk, dan kita tidak bisa menghindarinya dengan kekuatan kita sendiri. Tetapi Yesus telah mengalahkan dosa, dan dosa akan kehilangan kendali atas kita jika kita berpegang teguh pada Juruselamat kita.

Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Efesus 6:12.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.