KESELAMATAN YANG DIJANJIKAN

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Amazingfacts.id: Keselamatan yang dijanjikan terlebih ketika dosa masuk. Adam dan Hawa diciptakan dan ditempatkan di rumah Eden, mereka mengetahui hukum yang mengatur mereka.

melanggar hukum

Ketika mereka melanggar hukum itu, jatuh dari keadaan tanpa dosa yang berbahagia, dan menjadi orang berdosa dalam pandangan Allah, masa depan yang gelap dari umat manusia berdosa tidak berkurang oleh satu sinar pengharapan.

Karena pelanggaran hukum Ilahi, Firdaus hilang dari keluarga manusia, kutukan jatuh atas bumi, dan kekuasaan kematian mulai. Tetapi surga mengasihani manusia yang jatuh, dan rencana keselamatan dibuat.

Ketika kutukan dijatuhkan atas ras ini, diberikan pula janji pengampunan melalui Juruselamat yang akan datang. Janji ini adalah bintang pengharapan yang menerangi kegelapan.

pertobatan dari kesalahan

Seperti kain penutup jenazah, tergantung di atas masa depan keturunan Adam dan dunia yang diberikan kepada mereka sebagai tempat tinggalnya. Mereka setulus hati bertobat atas kesalahan mereka, mempercayai janji Allah, dan diselamatkan dari kehancuran berat.

Selama tiga ratus tahun [Henokh] berjalan bersama Allah, memberikan teladan kehidupan yang bersih dan tak bernoda kepada dunia, yang sangat berbeda dengan kehidupan orang sezamannya yakni generasi yang sesuka hatinya sendiri dan suka melawan, yang secara terbuka tidak menghormati hukum Allah dan menyombongkan kebebasan mereka.

Namun kesaksian dan teladannya juga tak diindahkan, karena manusia lebih menyukai dosa daripada kesucian. Henokh melayani Allah dengan ketulusan hati; dan Tuhan menyampaikan kehendakNya kepada dia.

diselamatkan dari kehancuran

Melalui penglihatan suci menyatakan peristiwa-peristiwa besar padanya yang berkaitan dengan penampakan Kristus yang kedua kali. Dan kemudian hamba yang disayangi oleh Tuhan ini diangkat ke surga oleh para malaikat tanpa mengalami kematian.

Akhirnya kejahatan semakin menjadi-jadi sehingga Allah tidak lagi tahan melihatnya; dan Ia memberitahu Nuh bahwa karena pelanggaran yang terus-menerus terhadap hukumNya, maka Ia akan menghancurkan mereka yang Ia telah ciptakan, dengan air bah yang akan didatangkanNya ke atas bumi.

Nuh bersama keluarganya menuruti hukum, dan atas kesetiaan mereka kepada Allah di surga, maka mereka diselamatkan dari kehancuran yang menimpa dunia berdosa di sekitar mereka. Dengan demikian Tuhan mempertahankan satu umat bagiNya Sendiri yang hatinya diisi dengan hukumNya.

Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain. Yesaya 45:22.

 

-Suara Hati Nurani, Hlm. 191-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *