MENDAKI GUNUNG

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Mendaki gunung bisa menjadi aktivitas yang berbahaya. Dalam satu ekspedisi Everest tahun 1996, delapan pendaki tewas dan beberapa lainnya terjebak badai besar. Beberapa gunung bahkan lebih berbahaya dari Everest. Puncak Annapurna di pegunungan Himalaya adalah salah satu gunung paling berbahaya di dunia, dengan tingkat kematian lebih dari 40 persen di antara mereka yang mencoba mendakinya.

Jadi mengapa orang mendaki gunung? Ketika pendaki Inggris George Mallory ditanya pada tahun 1924 mengapa dia ingin mendaki Gunung Everest, dia menjawab, “Karena itu ada di sana.” Agustus tahun itu Mallory dan rekannya, Andrew Irvine, hilang dalam perjalanan ke puncak. Selama 75 tahun ia hilang, tetapi pada tahun 1999 tubuhnya ditemukan pada ketinggian sekitar 27.000 kaki. Tidak ada yang yakin apakah dia dan rekannya berhasil mencapai puncak atau tidak, tapi kita percaya mereka berhasil.

Lalu ada Reinhold Messner, seorang pendaki gunung Italia dari South Tyrol, yang sering dianggap sebagai pendaki gunung terhebat sepanjang masa. Ia terkenal karena melakukan pendakian solo pertama Gunung Everest tanpa ekstra oksigen dan menjadi pendaki pertama yang mendaki 14 puncak gunung yang tingginya lebih dari 8.000 meter atau 26.000 kaki di atas permukaan laut. Tentu saja Gunung Everest, pada 29.032 kaki, adalah puncak tertinggi di dunia. Gunung ini secara resmi ditaklukkan pada pagi hari tanggal 29 Mei 1953, ketika Edmund Hillary dan pemandu Sherpanya, Tenzing, mencapai puncak di mana mereka mengambil beberapa foto dan menguburkan salib.

Tahukah Anda bahwa Alkitab mengatakan pada hari-hari terakhir setiap orang percaya mungkin harus menjadi pendaki gunung? “Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya para pembaca hendaklah memperhatikannya maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan” (Markus 13:14). Umat ​​Tuhan sering melarikan diri ke gunung demi keselamatan. Ketika tentara Titus menghancurkan Yerusalem, lebih dari satu juta orang tewas dan sekitar 97.000 ditawan. Tetapi selama jeda pengepungan, semua orang Kristen melarikan diri, seperti yang diperintahkan Kristus, dan tidak seorang pun dari mereka yang mati.

Lalu turunlah TUHAN ke atas gunung Sinai, ke atas puncak gunung itu, maka TUHAN memanggil Musa ke puncak gunung itu, dan naiklah Musa ke atas. Keluaran 19:20.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.