kodrat ilahi, Penyucian bukanlah suatu perasaan yang bahagia, bukan pekerjaan yang seketika tetapi pekerjaan sumur hidup.

MENGAMBIL BAGIAN KODRAT ILAHI

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Diubahkan oleh Roh
Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat Ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. 2 Ptr. 1:4

Seorang Kristen sejati adalah seseorang yang telah menjadikan Kristus pengharapan kemuliaan dalam dirinya. Dia mencintai kebenaran, kemurnian kesucian, serta akan menunjukkan kekuatan rohani, yang mencintai Firman Allah, dan mencari persekutuan dengan orang-orang telah mengenal Sabda itu, agar dia boleh menangkap setiap berkas terang yang Allah telah sampaikan kepada mereka, yang menyatakan Kristus dan menjadikan Dia lebih berharga bagi jiwa itu. Barang siapa yang memiliki iman yang teguh merasakan bahwa Kristuslah kehidupan dari jiwanya. Dia merasakan bahwa di dalam dirinya Kristus bagaikan sebuah mata air yang memancar hingga kepada hidup yang kekal, serta dengan rasa senang menyesuaikan setiap kuasa yang dimilikinya dengan penurutan terhadap Tuhannya. Roh Kudus dengan kuasa-Nya yang menguatkan, tetap menjaga jiwa yang demikian agar tetap di dalam kasih Allah.

Kepada orang Kristen ditulis: “Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus Tuhan kita. Karena kuasa Ilahi-Nya yang telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat Ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan dan kepada kebajikan Pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada Radamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya manjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. Tetapi barang siapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dulu telah dihapuskan. Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus” (2 Ptr 1 :2-1 1). – Review and Herald, 11 Desember 1894.

Kamu Akan Menerima Kuasa, hlm. 39


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *