Mengapa Pintu Kasihan Masih Terbuka

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

761021cTuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetepi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. II Petrus 3:9.

Kepada saya ditunjukkan bahaya kita sebagai suatu umat, yang menuju persamaan dengan dunia gantinya persamaan dengan citra Kristus. Kita kini sedang berada tepat di perbatasan dunia yang kekal, tetapi adalah tujuan sang musuh jiwa untuk membawa kita jauh dari masa kesudahan. Setan dengan segala cara yang dapat dipikirnya akan menganiaya mereka yang mengaku umat pemelihara hukum Allah dan yang sedang menunggu kedatangan Juruselamat yang kedua kali di atas awan di langit dengan kuasa dan kernuliaan besar. Ia akan memimpin orang sebanyak mungkin untuk menolak hari yang jahat dan rohnya menjadi seperti dunia, meniru adat kebiasaannya. Saya merasa ngeri ketika saya melihat bahwa roh dunia sedang  menguasai pikiran dan hati banyak orang yang mengaku meninggikan kebenaran. …

Dalam pertimbangan terhadap singkatnya waktu kita sebagai suatu umat harus berjaga dan bedoa, dan dalam keadaan bagaimanapun kita tidak boleh membiarkan diri kita sendiri diselewengkan dari pekerjaan persiapan yang khidmat untuk menghadapi peristiwa besar yang terbentang di hadapan kita. Oleh sebab waktu tampaknya diperpanjang maka banyak yang menjadi lalai dan acuh tak acuh dalam perkataan dan perbuatan mereka. Mereka tidak menyadari bahaya mereka dan tidak melihat serta tidak mengerti rahmat Allah kita dalam memperpanjang pintu kasihan mereka, supaya mereka mempunyai kesempatan untuk membentuk tabiat untuk masa depan, yaitu kehidupan yang kekal. Setiap saat itu mahal sekali. Waktu diberikan kepada mereka, bukan digunakan untuk mempelajari kesenangan mereka sendiri dan  menjadi penghuni bumi ini, tetapi harus digunakan dalam pekerjaan mengalahkan setiap cela dalam tabiat kita sendiri dan dalam menolong orang lain, dengan contoh dan usaha pribadi, untuk melihat indahnya kesucian. Allah memiliki suatu  umat di atas bumi yang dalam iman dan pengharapan yang kudus sedang mengikuti berputarnya nubuatan yang sedang digenapi dengan cepat dan sedang berusaha untuk menyucikan hati mereka dengan mentaati kebenaran, agar supaya jangan mereka didapati tidak memakai pakaian pesta ketika Kristus datang. …

Tanda-tanda yang dinubuatkan dengan cepat digenapi di sekeliling kita. Ini harus membangkitkan setiap pengikut Kristus yang benar supaya bertindak dengan berani.

 

Maranata Hal. 92

 


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.