MISIONARIS KEPADA ORANG MISKIN

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

jesushealRoh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab la telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberikan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta; untuk membebaskan orang-orang yang tertnndas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang. ” Lukas 4:78, 7.9.

 

Penderitaan manusia selalu menjamah hati, menarik simpati dan kasih Kristus. la menunjukkan belas kasihan dan rasa terharu, kepada mereka yang dirundung penderitaan badan maupun jiwa. Teladan-Nya dalam hal merawat orang-orang yang sakit dan menderita akan mengajar kita untuk memiliki perasaan terharu dan belas kasihan terhadap penderitaan makhluk ciptaan-Nya. .

Kristus menderita dalam daging. . . . la mengetahui pedihnya rasa Iapar, dan la telah memberikan pelajaran khusus dengan memberi makan orang yang Iapar dan memelihara orang miskin yang berkekurangan, dan la telah menyatakan bahwa pelayanan kepada orang yang berkekurangan adalah pelayanan kepada Yesus sendiri dalam pribadi orang-orang kudus-Nya. la berkata, ‚ÄĚSebab ketika Aku Iapar, kamu memberi Aku makan” (Mat. 25:35). la mengetahui kegelisahan dan penderitaan akibat kehausan, dan la menyatakan bahwa secangkir air sejuk yang diberikan dalam nama-Nya kepada salah seorang murid-murid-Nya tidak akan hilang pahalanya.

Kristus adalah pekerja tetap dan aktif. la menemukan daerah kekuasaan keagamaan dipagari oleh dinding pemisah yang tinggi, sebagai sesuatu yang terlalu suci untuk kehidupan sehari-hari. Ia merubuhkan dinding pemisah itu, dan melakukan kuasa pertolongan-Nya bagi semua orang yang memerlukan Dia. la membawa kegembiraan dan pengharapan bagi yang berputus asa. . la tidak bertanya, Apa kepercayaan agamamu? Anda anggota gereja mana? Perhatian yang aktif, sungguh-sungguh dan penuh kasihan rnenandai kehidupan-Nya. . . .

Tuhan Yesus mengerti apa artinya kemiskinan. la adalah misionaris agung kepada orang miskin, orang sakit dan menderita. Raja surga, sebetulnya bisa mempunyai kehidupan yang makmur dan hidup di antara orang-orang yang makmur; tetapi Ia memilih kemiskinan. Dan la telah menghormati orang miskin yang percaya kepada-Nya, karena la memberkati mereka selama-lamanya. Kemiskinan bersama Kristus adalah kekayaan yang paling berharga. Kemiskinan disucikan dan diberkati. . . .

Dalam kemanusiaan Kristus terdapat benang-benang emas yang mengikat orang miskin yang percaya dan berharap kepada kasih-Nya yang tak terbatas.

 

“That I May Know Him”


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *