PENGAMPUNAN YANG BERLIMPAH

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Gallup Poll pernah menemukan bahwa 94 persen orang Amerika ingin untuk memaafkan. Tetapi 85 persen merasa bahwa mereka tidak dapat memaafkan atas usaha mereka sendiri; untuk memaafkan, mereka membutuhkan bantuan dari Tuhan atau sesuatu di luar diri mereka. Mengapa kebanyakan orang merasa begitu sulit untuk memaafkan? Mungkin ada hubungannya dengan kebanggaan diri. Jika seseorang telah melukai perasaan kita, rasanya tidak adil untuk memaafkannya dengan cepat dan mudah. Biarkan mereka menderita rasa bersalah, biarkan mereka direndahkan dahulu … maka mungkin kita akan mempertimbangkan untuk mengampuninya.

Bukankah kita senang Tuhan tidak memperlakukan kita seperti itu ketika kita melakukan sesuatu yang salah? Menurut Mazmur 103, Dia tidak menghukum kita sesuai dosa-dosa kita. Dikatakan rahmat-Nya setinggi langit! Segera setelah kita memohon pengampunan dari-Nya, Dia dengan murah hati menghapus dosa-dosa kita “sejauh timur dari barat” (ay. 12).

Yesus berkata, “Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” (Markus 11:25). Alkitab jelas dalam hal ini: Kita tidak dapat diampuni kecuali kita bersedia untuk mengampuni.

Mengetahui bahwa pengampunan yang tidak layak kita peroleh dan yang luar biasa kita terima setiap hari dari Tuhan seharusnya memicu rasa syukur yang dalam di hati kita dan memudahkan untuk memberikan pengampunan kepada mereka yang telah menyakiti kita. Jika kita meminta kepada-Nya, Tuhan akan memberi kita kekuatan untuk mengampuni orang lain.

Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. Mazmur 103:8-12.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *