SATU HARI PADA SETIAP WAKTU

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Amazingfacts.id: Dalam setiap hari dan setiap waktu hidup kita adalah berharga. Tidak ada waktu yang dapat disia-siakan.

pemotong kayu

Aku diingatkan pada satu kejadian yang pernah kubaca, tentang seorang pria tua yang sudah renta namun masih mencari pekerjaan untuk mencari nafkah.

Seorang bangsawan yang memiliki seratus kord (ukuran kayu yang sudah dipotong 128 kaki kubik) kayu untuk dipotong, diberitahu tentang keinginan si pria tua itu.

Ia memberitahu pria tua itu bahwa bila ia mampu memotong kayu itu, maka ia akan diberikan seratus dolar untuk pekerjaan itu. Tetapi pria tua itu menjawab:

“Tidak. Aku tidak pernah melakukan itu. Tidak mungkin.”

Ia seorang pria tua, dan tidak sanggup melakukan pekerjaan semacam itu: “Baik,”.

Lalu kata si bangsawan, “kita akan membuat penawaran yang berbeda. Dapatkah engkau memotong satu kord hari ini? Jika demikian, aku akan memberikan satu dolar untukmu.”

Penawaran pun diberikan, dan kayu tersebut dipotong hari itu. “Nah,” kata si bangsawan, “engkau boleh memotong satu kord lagi besok,” dan demikian pula hari berikutnya; dan dengan demikian seluruh pekerjaan sudah diselesaikan.

banyak orang yang ragu

Dalam seratus hari pekerjaan itu selesai, dan pekerja itu tetap sehat seperti ketika ia memulai pekerjaan itu.

Ia dapat melakukannya satu kord demi satu kord, tetapi ketika disampaikan kepadanya agar diselesaikan sekaligus, tampaknya tidak mungkin.

Ini menggambarkan banyaknya orang yang ragu. Mereka memiliki keinginan untuk menjadi orang Kristen, namun tanggung jawab kehidupan Kristen tampak begitu besar bagi mereka sehingga mereka takut akan membuat kegagalan.

Dan hampir yakin bahwa mereka tidak akan pernah sampai di titik itu jika mereka mencobanya. Tetapi bila dipertimbangkan bahwa mereka tidak harus melihat akhir perjalanan Kristen, mereka tidak harus mengerti dan menggapainya sekaligus.

putra dan putri allah

Beban dan tanggung jawabnya dihadirkan di hadapan kita hanya satu hari setiap waktu.Ya, hari esok bukanlah milikmu. Tugas hari inilah yang harus engkau lakukan.

Jika engkau bertekad untuk berada di sisi Tuhan, dan keluar dari dunia dan terpisah, dan memilih untuk menjadi putra dan putri Tuhan yang Mahaagung, meninggalkan barisan musuh, ambil keputusan untuk selalu melakukan tugas hari ini.

Terima tugas-tugas hari ini, sadari bahwa Tuhan telah meminta engkau bertanggung jawab kepada Penciptamu; pernyataan-pernyataan ini harus dipenuhi hanya satu hari setiap waktu.

Dalam kekuatan Tuhan teguhkan hati, percaya bahwa engkau dapat mengatasinya untuk satu hari.

Sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah. Kolose 1:10.

 

– Hati Nurani Hlm. 145 –


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *