SELALU AWAS DAN SIAP

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Kebanyakan pelita di zaman Alkitab, terbuat dari tembikar tanah liat dan berbentuk oval atau bulat dan dijepit di salah satu ujungnya untuk membentuk saluran sumbu, yang biasanya terbuat dari rami. Pada lampu minyak sering diukir simbol. Bahan bakar yang paling umum digunakan adalah minyak zaitun, meskipun kadang juga digunakan minyak kacang, minyak ikan, dan jenis minyak lainnya.

Yesus menasihati murid-murid-Nya untuk menjaga pelita mereka tetap menyala, agar terang itu tetap bersinar. Cahaya ini mewakili kehadiran Yesus sebagai terang dunia. Kita membutuhkan kehadiran Yesus yang terus-menerus, melalui Roh Kudus-Nya, untuk membagikan pesan Injil kepada orang lain dan untuk mempersiapkan kita bagi kedatangan-Nya kembali.

Yesus menjanjikan berkat besar bagi mereka yang secara konsisten berjaga-jaga bagi Tuhan mereka. “Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka”. Mereka akan disambut di surga dengan pesta perayaan. Dapatkah Anda membayangkan disuguhi makan malam istimewa oleh Penguasa alam semesta?

Meskipun kita mungkin tergoda untuk tidur dalam kegelapan, kita harus tetap tajam, fokus, awas dan siap untuk kedatangan Kristus kembali. Bagaimanapun juga, Dia “datang pada waktu yang tidak kamu duga” (Lukas 12:40). Menghabiskan waktu bersama-Nya dalam pelajaran Alkitab dan doa secara teratur akan membuat pelita Anda tetap menyala terang.

Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya. Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan. Lukas 12:35-37,40.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.