SIAPAKAH YANG AKAN MENGAKHIRI KORBAN SEMBELIHAN DAN PERSEMBAHAN DALAM DANIEL 9:27?

Featured Mengenal Yesus
Mari bagikan artikel ini

Ayat Alkitab seru diperdebatkan di kalangan para pelajar Alkitab. Ayat 27 mengatakan, “Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan.” Kepada siapakah ayat ini ditujukan?

Sebagian pelajar Alkitab percaya bahwa kitab Daniel ditulis oleh seseorang yang hanya menggunakan nama Daniel dan menulis di abad kedua sebelum Masehi sekitar masa Antiokhus IV Epiphanes, seorang penguasa Yunani. Mereka menunjuk kepada tokoh ini sebagai kegenapan dari Daniel 9:27, karena Antiokhus pernah menghentikan pelayanan pengorbanan Yahudi. Namun pandangan ini bersandar kepada penyangkalan terhadap asal mula Alkitab dari  Tuhan dan kepercayaan bahwa Tuhan dapat melihat ke masa depan. Pandangan ini juga mengabaikan kesaksian Yesus, yang meneguhkan Daniel sebagai penulisnya (Matius 24:15), dan juga petunjuk-petunjuk lainnya dalam nubuatan dalam kitab Daniel.

Pelajar lain menerapkan ayat ini jauh ke masa depan, dengan mengatakan bahwa ayat itu mengacu kepada antikristus selama masa tujuh tahun kesukaran, ketika bait suci Yahudi dianggap akan dibangun kembali dan upacara korbannya dilaksanakan kembali. Maka, menurut mereka, setengah dari periode tujuh tahun ini, antikristus akan menghentikan upacara korban.Namun penjelasan yang terbaik untuk ayat ini adalah Yesus.Daniel 9:25 menyebutkan kedatangan “Mesias Sang Raja” pada “minggu ke 69” setelah perintah untuk membangun kembali Yerusalem di tahun 457 sm; minggu nubuatan—yaitu 483 tahun sesungguhnya—dari 457 sm adalah tahun 27 m, tahun ketika Yesus dibaptiskan, diurapi oleh Roh Kudus bagi pekerjaan-Nya.

Acuan dalam ayat 26 untuk “Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu” berbicara tentang seorang jenderal Romawi bernama Titus, yang diramalkan oleh Yesus akan menghancurkan Yerusalem. Ayat 27 kemudian kembali kepada penjelasan tentang pekerjaan Kristus, yang menyatakan bahwa Ia disalibkan tiga setengah tahun dalam pelayanan-Nya “di pertengahan” “minggu” nubuatan ini.Yesus juga tanpa diragukan lagi telah meneguhkan sebuah

perjanjian melalui kematian-Nya di Kalvari. Di ruang atas, Alkitab mengatakan, “Sesudah itu Ia [Yesus] mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (Matius 26:27, 28).

Ketika Kristus mati di salib, sistem pengorbanan simbolis yang menunjuk kepada Dia telah digenapi. Pengorbanan tidak lagi diperlukan; kegenapannya ditandai ketika, pada kematian-Nya, “Tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah” (Matius 27:51). Yesus adalah Dia yang digambarkan dalam Daniel 9:27, dalam kegenapan nubuatan 70 minggu Daniel.

Apakah Anda rindu belajar mengenai kitab Daniel lebih lanjut? Dapatkan segera Majalah Daniel & Wahyu di sini.


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *