PENCIPTAAN MEMBENTUK DUNIA (6)

Keindahan dirusak dan dipulihkan. Allah itu sempurna, dan segala perbuatan-Nya selalu memantulkan sifat-Nya yang sempurna itu. Ketika Allah menciptakan langit dan bumi, Ia menciptakannya dalam kesempurnaan; tatkala menciptakan manusia, Ia juga menciptakan mereka menurut kesempurnaan citra-Nya. Setiap hari sepanjang minggu penciptaan itu selalu ditutup dengan evaluasi menurut standar-Nya sendiri, “Allah melihat bahwa semuanya itu baik” (Kej. […]

Selengkapnya
PENCIPTAAN

PENCIPTAAN: MEMBENTUK DUNIA (4)

MENYIAPKAN LINGKUNGAN HIDUP (Tempat Untuk Tinggal) Bukan kebetulan. Karena bumi ini diciptakan Allah “bukan supaya kosong, tetapi Ia membentuknya untuk didiami” (Yes. 45:18), maka bumi harus dapat menopang kehidupan, atau yang kita sebut sebagai lingkungan hidup. Setelah membungkus planet ini dengan atmosfer yang dapat menopang dan sekaligus melindungi kehidupan, sebagai habitat yang cocok bagi manusia sebagai […]

Selengkapnya

PENCIPTAAN: MEMBENTUK DUNIA (3)

LANGIT SEBAGAI BATAS (Langit Diciptakan) Selimut bumi. Kitab Kejadian melanjutkan penuturannya tentang Penciptaan dengan mengatakan, “Berfirmanlah Allah: ‘Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.’ Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari […]

Selengkapnya
penciptaan, evolusi

PENCIPTAAN: MEMBENTUK DUNIA (2)

TERANG DARI ALLAH (Jadilah Terang) Terang hakiki. Kita tidak mempunyai informasi apapun mengenai bagaimana Allah menjadikan bumi ini, kecuali pernyataan bahwa “Allah menciptakan langit dan bumi” (Kej. 1:1). Waktu bumi pertama kali diciptakan keadaannya masih “belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya” (ay. 2). Baru pada proses penciptaan selanjutnya Alkitab memberitahukan bagaimana itu dilaksanakan, “Berfirmanlah […]

Selengkapnya