TAMAN TUHAN

Renungan Harian

Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering dan bunga gugur,tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu. I Pet 1:24, 25.

Jikalau pikiran kita terbuka kepada kesan Roh Tuhan, kita boleh mempelajari pelajaran-pelajaran dari perkara alam yang indah dan sederhana. Saya merasa tertekan hidup di dalam kota yang padat penduduknya di mana tidak ada yang bisa dilihat oleh mata kecuali gedung-gedung dan rumah-rumah. Bunga-bunga adalah guru yang tetap bagi kita. Semak belukar dan kembang-kembang mengumpulkan kekayaan bumi dan udara yang akan disumbangkannya untuk menyempumakan kuntum-kuntum yang cantik dan kembang-kembang yang sedang berbunga untuk kesenangan kita. Mereka semua adalah pengkhotbah-pengkhotbah Tuhan, dan kita harus memperhatikan pelajaran yang diajarkannya kepada kita.

Demikian juga Tuhan telah memberikan janji berharga dalam segala firman-Nya. Kitab Suci dibukakan kepada kita sebagai taman Tuhan, dan janji yang ada di dalamnya adalah bagaikan bunga-bunga yang berkembang semerbak di seluruh taman itu. Tuhan terutama menarik perhatian kita kepada suatu hal yang sesuai dengan kebutuhan kita. Dalam janji ini kita boleh melihat tabiat Tuhan dan membaca kasih-Nya kepada kita. Janji itu adalah landasan di mana iman kita didirikan, dukungan dan kekuatan iman kita dan pengharapan, dan melalui ini semua jiwa kita bersuka dalam Tuhan dan menghirup udara segar surga.

Melalui janji berharga Ia menyingkapkan selubung hari depan dan memberikan kepada kita kilasan perkara yang telah disediakan-Nya bagi mereka yang mengasihi Dia. . . . Kita tidak boleh menyambut janji itu dengan kecerobohan dan acuh tak acuh. Tetapi sebagaimana kita memeriksa bunga-bunga yang indah, . . . menyenangkan perasaan kita dengan keindahan dan keharumannya, demikianlah juga kita harus memperlakukan janji-janji Tuhan, satu persatu, memeriksanya dengan teliti dari segala sudut—mengambil kekayaannya, dan sifatnya yang menenangkan, menghiburkan, mendorong dan menguatkan. Tuhan telah menyediakan bagi semua orang penghiburan dan pertolongan yang diperlukan oleh jiwa kita. Pertolongan dan penghiburan itu sesuai bagi orang yang tidak mempunyai sahabat, yang dilanda kemiskinan, orang yang kaya, orang yang sakit, yang berduka oleh karena kematian orang dikasihi—semuanya boleh memperoleh pertolongan yang sesuai dengan kebutuhannya jika mereka mau melihat dan berpegang kepada janji-janji ini oleh iman. Tuhan menaburkan banyak berkat di sepanjang jalan kita untuk menyemarakkan jalan kehidupan yang kasar berbatu-batu, dan kita mau menerima segala pertolongan dan penghiburan dan tanda kasih Tuhan dengan hati yang bersyukur.

Inilah Hidup yang Kekal Hal. 212

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *