BERSEMBUNYI DI LOTENG GEREJA

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Salah satu rekor paling aneh dalam hal sembunyi, dibuat oleh seorang mahasiswa muda pertukaran asing China bernama Cheng Guan Lim.

Dia mengambil jurusan teknik di University of Michigan tetapi sangat lemah dalam mata pelajaran fisika dan matematika. Jika studinya gagal, dia harus meninggalkan sekolah, berhenti dari pekerjaannya sebagai petugas kebersihan di First Methodist Church Ann Arbor, dan membawa pulang berita memalukan tentang kegagalan akademisnya kepada ayahnya, yang adalah seorang guru sekolah di Singapura.

Suatu hari di bulan Oktober 1955, Cheng menghilang. Teman-temannya, termasuk Pendeta Eugene Ransom, pendeta gereja, menelepon polisi, tetapi mereka tidak menemukan petunjuk. Teman-teman Metodis Cheng memiliki misteri lain untuk dipecahkan yakni suara seperti benturan aneh yang berasal dari gereja di malam hari.

Suatu pagi, empat tahun setelah hilangnya Chang, sepasang detektif swasta yang dipanggil oleh Pdt. Ransom, mendengar pintu masuk ke loteng gereja dibanting. Bersama polisi, mereka memanjat dan menyapukan senter ke loteng. Dan di sana, berjongkok di atas mereka di atap, adalah Cheng.

Selama empat tahun loteng gereja telah menjadi rumahnya. Bunyi-bunyi seperti benturan itu oleh karena Cheng yang berolahraga lompat tali agar tetap bugar. Pada siang hari dia tidur di atas bantalan dari bangku. Pada malam hari dia berjalan di sekitar gereja dan mengambil makanan dari dapur. Secara fisik, Cheng tampak tidak terpengaruh oleh kesendiriannya. Tetapi ketika polisi menyeretnya ke penjara, diapun menjadi sadar. “Saya telah menjadi seorang pengecut,” katanya. “Saya senang saya ditemukan.”

Gantinya meninggalkannya di penjara, pengusaha lokal memulai dana untuk membantunya menyelesaikan pendidikannya. Universitas mengizinkannya untuk melanjutkan studi, dan dia akhirnya lulus pada tahun 1961 dan kemudian melanjutkan untuk mendapatkan gelar masternya. Cheng akhirnya kembali ke Singapura.

Tahukah Anda bahwa Alkitab berbicara tentang suatu waktu ketika Setan akan dipaksa untuk menjalani kehidupan seorang pertapa? “Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari surga, memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya. Ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Setan, dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya.” (Wahyu 20:1, 2). Seperti lima raja musuh di zaman Yosua yang ditemukan bersembunyi di dalam gua, Setan suatu saat akan dibawa keluar dan dihancurkan untuk selama-lamanya.

Kepada Yosua dikabarkan, demikian: “Kelima raja itu telah ditemukan bersembunyi di dalam gua di Makeda.” Yosua 10:17.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *