DIBUAT SEMPURNA DALAM KELEMAHAN

Featured Hidup Baru
Mari bagikan artikel ini

Dorothy dilahirkan dalam kemiskinan dan menjalani kehidupan yang penuh dengan tragedi. Jika mendengar ceritanya, beberapa orang mungkin menyebutnya malang; orang lain bahkan mungkin mengasihani dia. Tetapi hari ini, Dorothy menganggap dirinya sangat diberkati oleh Yesus Kristus, Juruselamatnya. Di titik balik dalam hidupnya, pemberian Anda untuk Amazing Facts International membawa kegembiraan abadi bagi Dorothy dan suaminya, Barry, mengangkat mereka keluar dari kegelapan dan menuju pancaran cahaya Tuhan.

Sebagai seorang anak, Dorothy suka belajar tentang Tuhan, tetapi tampaknya ada banyak hal tentang iman dan kebenaran yang tidak akan diberitahukan oleh gereja Pantekosta kepadanya. Tuhan sepertinya selalu diselimuti oleh misteri yang tidak bisa ditembus.

Seiring berlalunya waktu, dia mengesampingkan pencarian spiritualnya dan beralih kepada hal-hal lain dalam hidup, seperti pernikahan dan anak-anak. Namun tidak lama kemudian, Dorothy mulai  menghadapi kesedihan. Anak pertamanya lahir dalam kondisi meninggal. Kemudian, setelah anak keduanya yang bernama David lahir, Dorothy dan suaminya bercerai.

Baru pada saat itulah Dorothy mulai memperhatikan lagi keinginan yang lembut tetapi terus-menerus untuk mengejar Tuhan di dalam hatinya — kerinduan untuk mengenal Tuhan dan kebenaran-Nya. Kapanpun dia memiliki saat hening, dia berdoa agar Tuhan menuntunnya ke sebuah gereja yang mengajarkan kebenaran tentang Dia dan Firman-Nya—sebuah gereja yang tidak akan menyembunyikan wajah-Nya darinya.

Seiring waktu berlalu, Dorothy jatuh cinta dan menikah dengan Barry. Bersama-sama, mereka memiliki dua anak, Rosemary dan Michael.

Kemudian sekali lagi, satu per satu, peristiwa tragis menimpa keluarganya. Barry terserang pneumonia, lalu mengalami serangan jantung. Setelah itu tibalah hari yang tidak akan pernah mereka lupakan—hari terjadinya kecelakaan mobil. Seorang petugas datang ke rumah mereka untuk memberi tahu mereka bahwa baik Rosemary maupun David tidak terselamatkan.

Kebenaran di Setiap Jam

Barry kurang antusias. Sebuah gereja yang bertemu pada hari Sabtu memang aneh. Dia tidak ingin Dorothy menghadiri pertemuan itu. Namun, ketika dia mulai melihat perubahan datang dalam dirinya — kegembiraan yang nyata dan jujur ​​yang tidak dapat direnggut, semangat yang bersinar terang meskipun ada kesedihan dalam hidup mereka — dia menyadari ini bukanlah sesuatu untuk melarikan diri. Dia ingin mengalami hal yang sama, jadi ketika Dorothy membaca Alkitab, Barry memintanya untuk membacanya dengan keras.

Suatu malam, Dorothy dibangunkan dari tidurnya oleh Barry. Dia sangat senang dengan program yang dia tonton di televisi. Di layar ada seorang pendeta bernama Doug Batchelor dari sebuah pelayanan bernama Amazing Facts. Dorothy segera mengetahui bahwa Barry sebenarnya telah mengamati pekabaran-pekabaran itu selama beberapa malam terakhir — dan dia menyukai apa yang dia dengar, begitu banyak hal yang dia peroleh pada malam ini sehingga dia membangunkannya untuk berbagi penemuannya dengannya. Dia mengatakan kepadanya bahwa Pendeta Doug berkhotbah langsung dari Alkitab, dan dia mengatakan kebenaran yang sama seperti gereja pemelihara Sabat yang baru saja diikuti Dorothy!

Begitu jelas bagi mereka berdua bahwa Tuhan sedang bekerja dalam hidup mereka.

Tragisnya, kesehatan Barry menurun drastis. Mereka mengetahui bahwa dia menderita kanker paru-paru. Namun Barry tidak terpengaruh oleh kabar buruk tersebut dan saat dirawat di rumah sakit, Barry membuat keputusan terpenting dalam hidupnya: Dia menerima Yesus Kristus. Kemudian tibalah malam di mana dia tidak bisa bernapas, malamnya dia meninggal saat Dorothy dan putranya Michael berada di sisinya. Barry sedang beristirahat di dalam Kristus—dan pemberian Anda membantu menuntunnya ke sana.

Adapun Dorothy, dia menyadari bahwa semua cobaannya terjadi karena suatu alasan. Dua tahun kemudian, dia sendiri didiagnosis menderita kanker. Tetapi dia tidak takut. Dia tahu bahwa Tuhan yang telah berjalan bersamanya melalui semua kehilangan, rasa sakit, dan sakit hati masih memiliki rencana untuknya dan bahwa dia dapat mempercayai-Nya sepenuhnya.

Ya, Tuhan memang punya rencana khusus untuk Dorothy: Dia sekarang sembuh dari penyakit kanker!

Terima kasih telah menyentuh kehidupan Barry — dan kehidupan Dorothy — di saat-saat penting itu. Dorothy sekarang dapat berkata dengan pasti: “Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami” (2 Korintus 4:17).


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *