Iblis di Sekolah Anda!

Blog AFI
Mari bagikan artikel ini

the-devil-in-school-large

The Satanic Temple, sebuah organisasi aktivis politik Amerika akan membuka sebuah After School Satan Club (Klub setan sehabis sekolah) di sekolah dasar Sacramento di Portland, Oregon, pada 19 Oktober. Usaha mereka dilakukan sebagai tanggapan kepada Good News Klub (Klub Kabar Baik), sebuah program sehabis sekolah berbasis Kristen, yang didirikan oleh Child Evangelism Fellowship. Seorang juru bicara Satanic Temple mengemukakan bahwa klub mereka akan berfokus pada “Ilmu pengetahuan alam dan pemikiran rasional” dan mempromosikan kebajikan dan empati kepada semua orang.

The After School Satan Club menjelaskan di websitenya, “Di seluruh penjuru negeri, para orangtua khawatir akan gangguan dengan adanya evangelis di sekolah negeri mereka, dan ingin menciptakan adanya suara yang kontras untuk membantu anak-anak mengerti bahwa seseorang tidak perlu tunduk kepada superstisi agar dapat menjadi orang yang baik.

Pada tahun 1991, Mahkamah Agung mengeluarkan aturan bahwa apabila sekolah-sekolah mengijinkan organisasi luar untuk menggunakan peroperti sekolah setelah jam sekolah usai, mereka harus mengijinkan  organisasi apapun, baik religius atau sekuler untuk melakukan hal yang sama. Menurut kepala cabang Satanic Temple lokal di Portland, kebanyakan anggota organisasi mereka adalah ateis yang melihat “setan sebagai alegori untuk pemikiran yang bebas”. Ia mengatakan bahwa After School Satan Club dimaksudkan untuk menanggapi secara langsung the Good News Club.

Apakah iblis hanya merupakan sebuah fabel, sebuah simbol akan pemikiran yang bebas? Ironisnya, logo After School Satan Club menggambarkan sebuah figur kartun lucu seorang professor dengan tanduk dan janggut yang runcing. Namun penggambaran-penggambaran tentang iblis ini bukanlah hal yang dapat ditertawakan. Malah, Yesus berkata bahwa Setan “adalah pendusta dan bapa segala dusta” (Yohanes 8:44). Rasul Paulus memperingatkan bahwa “Iblis pun menyamar sebagai malaikat terang”.

Setan terus berusaha untuk menipu orang-orang sebagai usaha untuk memisahkan mereka dari Pencipta mereka. Ia adalah pencuri yang datang “hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan” (Yohanes 10:10). Ia akan menggunakan kebohongan apapun yang dapat membantunya dalam pekerjaan ini- Apakah ia yang dilihat sebagai sesuatu yang tidak lebih dari sebuah simbol akan pemikiran bebas, atau sebagai sebuah figure kartun yang telah Tuhan pertanggung jawabkan atas neraka.

Setan ingin tampil sebagai malaikat terang, namun penting bagi kita untuk mengetahui kebenaran akan nya- untuk memisahkannya dari fiksi After School Satan Club dan fiksi yang ada dalam iman Kristen. Meski hanya sedikit yang dapat kita lakukan tentang pertemuan klub tersebut di dalam sekolah, umat Kristen seperti anda dapat melakukan banyak hal untuk Kerajaan Tuhan dengan membagikan kebenaran tentang iblis.

Kami menyajikan Panduan Belajar Alkitab tentang setan, yang disebut “Apakah Tuhan Menciptakan Iblis?” Klik di sini untuk membacanya dan pastikan untuk berbagi dengan teman-teman dan keluarga!


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.