LUBANG HITAM

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

“Lubang Hitam” adalah fenomena unik di ruang angkasa yang disebabkan oleh objek yang begitu terkonsentrasi, masif, dan padat sehingga tarikan gravitasinya yang sangat besar bahkan tidak memungkinkan cahaya untuk lolos. Sebuah bintang dengan massa sepuluh kali massa Matahari akan menjadi lubang hitam jika dikompresi hingga diameter 60 mil atau kurang.

Untuk lebih memahami, jika Anda bisa melempar batu cukup kencang hingga terlepas dari medan gravitasi planet kita, kecepatan itu akan disebut “kecepatan lepas”. Jadi jika sebuah objek memiliki kecepatan lepas yang lebih besar dari kecepatan cahaya—yaitu 186.000 mil per detik, maka benda itu bisa terlepas ke alam bebas. Namun karena tidak ada objek yang bisa lebih cepat dari cahaya, tidak ada yang bisa lepas dari tarikan gravitasi. Bahkan seberkas cahaya akan ditarik kembali dan tidak akan bisa lepas dari lubang hitam!

Gaya gravitasi begitu kuat di lubang hitam sehingga hukum fisika klasik tidak lagi berlaku, dan para astronom harus menggunakan teori relativitas Einstein untuk menjelaskan perilaku cahaya dan materi di bawah gaya gravitasi yang begitu kuat. Pada tahun 1999 para astronom hanya menemukan sekitar selusin lubang hitam potensial di alam semesta kita yang dapat diamati. Anda mungkin bertanya-tanya, apa yang menyebabkan materi menjadi begitu terkonsentrasi sehingga menghasilkan lubang hitam? Itu terjadi ketika sebuah bintang mati dan intinya terus runtuh, membentuk massa super yang tidak akan membiarkan cahaya keluar.

Alkitab mengajarkan kita bahwa ketika Lucifer berdosa, dia jatuh seperti bintang jatuh. Lucifer (yang namanya berarti ‘pembawa cahaya’), menjadi Setan (yang namanya berarti ‘musuh’). Dia kehilangan posisinya sebagai malaikat tertinggi di surga dan menjadi makhluk terendah di Bumi.

Seperti lubang hitam yang menyedot cahaya dan menciptakan kegelapan, Setan ingin menarik kita menjauh dari kebenaran Firman Tuhan. Tetapi gravitasi kasih Kristus menarik kita, memberi kita ‘kecepatan lepas’ dari dosa melalui penebusan. “Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih” (Kolose 1:13). Sekarang, ”karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan” (1 Tesalonika 5:5).

Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. 1 Yohanes 1:5.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.