Close Menu
    What's Hot
    Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

    Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

    Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

    Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

    Apakah Hari Sabat Hanya Untuk Orang Yahudi?

    Apakah Hari Sabat Hanya Untuk Orang Yahudi?

    BELAJARALKITAB.ID
    AFINDOSTORE.COM
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    • Tentang Kami
      • Awal Mula
      • Kepercayaan Kami
      • Hubungi Kami
      • Permohonan Doa
      • Tanya Jawab Alkitab
      • Kirim Kesaksian
    • Berita & Artikel
      • Blog AFI
      • Berita AFI
      • Hidup Baru
      • Kesehatan
      • Rumah Tangga
      • Ayat Menakjubkan
    • Belajar Firman
      • Mengenal Yesus
      • Pendalaman Alkitab
      • Seri Pelajaran Nubuatan
      • Seri Belajar Alkitab
      • Renungan Harian
    • Media
      • Media Center
      • Bank AUDIO
      • Bank PUSTAKA
      • Bank VIDEO
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    Amazing Facts Indonesia
    BELAJARALKITAB.ID
    HOT TOPICS
    • Donasi
    • AFIndoSTORE
    • Belajaralkitab.id
    Amazing Facts Indonesia
    You are at:Home»Belajar Firman»Penciptaan: Membentuk Dunia (3)
    Belajar Firman

    Penciptaan: Membentuk Dunia (3)

    AndreasBy Andreas10 July 20190516 Mins Read
    Share WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    LANGIT SEBAGAI BATAS (Langit Diciptakan)

    Selimut bumi. Kitab Kejadian melanjutkan penuturannya tentang Penciptaan dengan mengatakan, “Berfirmanlah Allah: ‘Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.’ Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua” (Kej. 1:6-8). Kata asli (Ibrani) yang diterjemahkan dengan cakrawala di sini adalah רָקִיעַ, raqiya, sebuah kata-benda maskulin yang secara harfiah berarti permukaan terluar.

    Dalam pemahaman kita tentang langit, itu terdiri atas tiga bagian: langit pertama di mana terdapat atmosfer yang melingkupi bumi kita ini; langit kedua adalah angkasa luar di mana terdapat berbagai benda-benda langit seperti matahari, bulan, bintang-bintang, galaksi; langit ketiga adalah surga atau tempat di mana Allah bertakhta dan tempat tinggal malaikat-malaikat suci.

    Cakrawala adalah atmosfer yang membungkus planet kita ini seperti sebuah selimut raksasa dengan ketebalan antara 350-800 Km dari permukaan bumi, tergantung pada aktivitas matahari, namun hanya sebagian kecil saja dari ketebalan atmosfer ini yang secara langsung bermanfaat untuk menopang kehidupan di bumi sedang selebihnya adalah gas yang tidak menopang kehidupan. Tapi meskipun sebagian besar dari ketebalan atmosfer atau langit pertama ini tidak menopang kehidupan di bumi, namun lapisan yang lebih tebal itu berfungsi sebagai pelindung kehidupan di bumi dari ancaman materi-materi luar angkasa seperti bebatuan dan serpihan-serpihan yang kerap disebut “sampah ruang angkasa”(space junk) yang bertubi-tubi menghantam planet kita ini.

    Langit pertama. Kita menyebut lapisan atmosfer sebagai langit pertama ini terbagi ke dalam lima lapisan.

    • Lapisan pertama disebut “troposfer”yang ketebalannya adalah sekitar 9 Km di bagian kutub dan 17 Km di bagian khatulistiwa (sering disebut sebagai lapisan udara), yaitu bagian yang sangat penting dalam menopang kehidupan di bumi untuk pernafasan dan proses fotosintesis, dengan kandungan gas utama adalah nitrogen (78%) dan oksigen (21%) serta argon dan karbon dioksida dalam jumlah sangat kecil. Troposfer juga dikenal sebagai Zona Cuaca oleh karena apa yang terjadi pada lapisan ini mempengaruhi keadaan cuaca di permukaan bumi, sebuah kajian ilmu yang disebut meteorologi.
    • Lapisan kedua adalah “stratosfer”yang langsung menyambung dari puncak troposfer ke atas hingga setebal 51 Km dari permukaan bumi. Pada bagian stratosfer inilah terdapat apa yang kita kenal sebagai lapisan ozon yang berfungsi menyaring sejumlah besar radiasi ultraviolet dari sinar matahari agar tidak menembus troposfer dan membahayakan makhluk hidup.
    • Lapisan ketiga disebut “mesosfer”yang berada langsung di atas lapisan troposfer sampai mencapai 80-85 Km dari permukaan bumi, dengan suhu paling dingin sekitar -85°C.
    • Lapisan keempat disebut “termosfer” dengan suhu yang semakin panas hingga dapat mencapai 1500°C, dan pada lapisan inilah wahana Stasiun Ruang Angkasa Internasional mengorbit pada ketinggian 320-380 Km.
    • Lapisan terluar (kelima) dari atmosfer bumi disebut “eksosfer”yang kandungan intinya adalah gas hidrogen dan helium.

    Secara bersama-sama kelima lapisan atmosfer ini, yang kita sebut langit pertama, berfungsi untuk menopang kehidupan dan sekaligus melindungi kehidupan di bumi. Kecuali eksosfer yang berupa partikel-partikel bebas, keempat lapisan pertama tetap berada pada tempatnya dan tidak pernah bertukar posisi oleh sebab semuanya tunduk pada hukum gravitasi bumi.

    “Atmosfer tampaknya menjadi bagian dari ‘langit’ yang telah dibentuk pada hari kedua Penciptaan. Atmosfer menyediakan metode untuk menggerakkan air ke atas; air bisa menguap dan memasuki atmosfer di mana itu dapat diangkut ke suatu tempat di bumi. Kemudian air itu dapat dibawa kembali ke permukaan bumi, baik melalui kabut seperti diuraikan dalam Kejadian 2:6 atau sebagai hujan.”

    Langit kedua. Bagian di angkasa luar yang memisahkan bumi kita ini dengan surga di mana Allah bertakhta adalah ruang angkasa di mana terdapat bintang-bintang dan tata surya. Ini adalah bagian yang sangat sangat luas sebab diisi oleh lebih dari 170 milyar galaksi, kemungkinan besar lebih banyak lagi. Galaksi adalah sebuah entitas ruang angkasa yang ukurannya bermacam-macam, mulai dari “galaksi kerdil” yang hanya memiliki 10 juta bintang sampai yang berukuran raksasa dengan 100 triliun bintang (10 juta kali). Galaksi kita sendiri, yang dinamai galaksi “Bintang Susu”(Milky Way), memiliki sekitar 200 milyar bintang, matahari adalah salah satunya. Jarak antara satu galaksi dengan galaksi lainnya bisa sampai sekitar 32.000.000.000.000.000.000 Km (32 juta triliun Km). Galaksi Andromeda, tetangga kita yang terdekat, itu saja berjarak lebih dari 19 juta triliun Km. Hebatnya lagi, seluruh penghuni jagad raya ini terus bergerak tetapi terikat pada orbit masing-masing sehingga tidak sampai bertabrakan. Beberapa kali kita mendengar tentang perkiraan para ahli yang “meramalkan” tubrukan antara Bumi dengan benda-benda ruang angkasa yang katanya akan menjadi kiamat bagi dunia kita ini, tetapi tak satu pun menjadi kenyataan.

    Hanya Pencipta yang kuasanya maha dahsyat seperti Allah kita saja yang dapat merancang alam semesta dengan hukum-hukum alam yang presisionis dan stabil seperti ini sehingga kehidupan di Bumi ciptaan-Nya tetap terpelihara. Alam semesta memiliki kekuatan gravitasi yang tepat sekali, tidak terlalu besar sehingga bintang-bintang bisa menjadi terlampau panas dan membakar, dan tidak terlalu kecil sehingga menjadi terlalu dingin dan menyebabkan tidak adanya panas serta cahaya; benda-benda ruang angkasa memiliki kecepatan jelajah dan jarak jelajah yang sangat tepat dan stabil sehingga tidak menimbulkan gangguan alam yang membahayakan kehidupan di Bumi, dan sebagainya. Bahkan dosa yang telah merusak kehidupan di atas bumi itu pun tidak berpengaruh pada kestabilan dan ketepatan hukum gaya tarik bumi serta hukum-hukum alam lainnya yang dapat membuat kehidupan di dunia ini menjadi kacau balau. Kasih Allah terlalu besar untuk membiarkan kebodohan manusia memusnahkan kehidupan mereka sendiri–terkecuali Allah dalam hikmat-Nya sesekali membiarkan hal itu terjadi untuk menjadi peringatan!

    “Allah menamai cakrawala, menandakan kedaulatan-Nya atas cakrawala itu. Tindakan penamaan menyiratkan bahwa Allah berdaulat atas ruang. Ruang tidak membatasi tindakan Allah dengan cara apa pun, sebab Dia yang menciptakan dan mengaturnya. Sama seperti penerangan dunia di hari pertama, penciptaan cakrawala diselesaikan sebelum akhir hari kedua, sebuah periode petang dan pagi lainnya.”

    Apa yang kita pelajari tentang penciptaan langit?

    1. Langit, bersama-sama dengan Bumi, adalah bagian dari Penciptaan. Langit tampaknya memiliki hubungan yang erat dengan bumi, dalam arti bahwa bumi ini tidak dapat dihuni oleh manusia (maksud dari penciptaan bumi) kalau tidak diciptakan juga langit. Kalau merujuk kepada langit yang pertama, yaitu cakrawala atau atmosfer, kita mengerti perlunya langit itu.
    2. Jika langit yang diciptakan pada hari kedua itu juga meliputi langit lapisan kedua, yakni ruang angkasa yang dihuni oleh galaksi-galaksi dan bintang-bintang, maka kita dapat menyimpulkan bahwa penciptaan planet Bumi beserta manusia dan makhluk-makhluk lainnya sebagai penghuni planet ini adalah yang menjadi dasar dari penciptaan alam semesta.
    3. Allah sebagai Pencipta alam semesta berdaulat atas seluruh ciptaan-Nya. Allah juga yang menciptakan ruang dan waktu, maka ruang dan waktu tidak dapat membatasi maksud dan tindakan-Nya. Allah dapat berbuat apa saja tanpa dukungan atau pun eksistensi awal dari ruang dan waktu. Hanya manusia yang mutlak membutuhkan ruang dan waktu untuk dapat beraktivitas.

    Bersambung …

    Amazing Facts Indonesia Belajar Alkitab Penciptaan Pendalaman Alkitab
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMesin Cetak Advent Pertama Di Rochester | Episode 17 | Season 2
    Next Article Karunia Penyembuhan Tidak Menggantikan Lembaga Kesehatan
    Andreas

      Related Posts

      Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

      Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

      15 July 2026

      Apa Tujuan Hidupku?

      24 June 2026

      Bagaimana Saya Tahu Bahwa Saya Telah Diampuni?

      3 April 2026
      Ikuti Youtube kami
      https://www.youtube.com/watch?v=mck2kNMvLvs
      Kategori
      • Ayat Menakjubkan (83)
      • Bank Audio (3)
      • Bank Pustaka (58)
      • Bank Video (95)
      • Belajar Alkitab (177)
      • Belajar Firman (43)
      • Berita & Artikel (36)
      • Berita AFI (83)
      • Blog AFI (275)
      • Fakta dan Peristiwa (55)
      • Featured (12)
      • Hidup Baru (55)
      • Kesehatan (146)
      • Media (11)
      • Mengenal Yesus (72)
      • Pendalaman Alkitab (181)
      • Renungan Harian (3,590)
      • Rumah Tangga (44)
      • Uncategorized (77)
      RSS Amazing Facts Blog
      Top Posts

      10 Ayat Alkitab Yang Menolong Kita Saat Menghadapi Kesulitan Hidup

      16 May 202210,202 Views
      Ayat Alkitab tentang Uang

      10 Ayat Alkitab Tentang Uang Dan Keuangan

      27 December 20184,834 Views

      10 Ayat  Alkitab Tentang Kedamaian

      1 December 20212,683 Views
      Dapatkan Majalah Kami!
      Demo
      Follow Us
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Artikel Populer

      Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

      Apakah Jiwa Tetap Hidup Setelah Kematian?

      16 July 20261 Views
      Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

      Tanda-Tanda Kiamat Dalam Kristen

      15 July 20262 Views
      Apakah Hari Sabat Hanya Untuk Orang Yahudi?

      Apakah Hari Sabat Hanya Untuk Orang Yahudi?

      15 July 20262 Views

      Our Picks

      Merasa Takut? 10 Ayat-ayat Alkitab Untuk Membantu Menghalau Rasa Takut Anda…

      21 June 201641 Views

      8 Ayat Alkitab Untuk Mengurangi Kegelisahan Anda

      23 March 20161,018 Views

      Apakah Beban Anda Berat? 10 Ayat Alkitab Untuk Meringankan Beban Tersebut

      14 April 20161,666 Views

      AFI Blog

      2026: Pemicu Kemarahan … atau Kebahagiaan yang Tak Terlukiskan?

      Neraka dan Mr. Cameron

      Patung Maria Menjadi Daya Tarik Ribuan Orang

      Apakah Kita Sedang Menyucikan Dosa?

      Mesin Kemarahan Di Media Sosial

      Charlie Kirk dan Pengharapan Sejati Akan Kebangkitan

      © 2026 Powered by Amazing Facts Indonesia.
      • Home
      • AFIndoStore

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Anda rindu Didoakan dan Bertanya?