SIAPAKAH “AKU” YANG DISEBUTKAN ALKITAB?

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Kitab Suci mengajarkan dengan jelas bahwa “AKU” yang Agung adalah Yesus. Ingat ketika Musa tidak tahu bagaimana memberitahukan kepada orang Israel tentang Tuhan mana yang telah mengutus dia? “Allah berkata kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” (Keluaran 3:14).

Ungkapan “AKU ADALAH” berarti bahwa Tuhan adalah Yang Esa, yang kekal dan ada dengan sendirinya. Dalam percakapan dengan orang lain, kita sering ingin mengetahui berapa usia seseorang dan dari mana asalnya. Dia selalu bersama Allah, sejak dahulu dan selamanya. Dia tidak memiliki awal dan akhir. Dalam kitab Wahyu, Dia disebut sebagai “Alfa dan Omega” (Wahyu 1:8, 21:6, 22:13). Sebagai Pencipta, Dia “dari yang kekal, sampai selama-lamanya” (Mazmur 90:2).

Kita dapat melihat hubungan dari nama suci “AKU” dalam Injil ketika Kristus berbicara tentang diri-Nya dengan mengatakan, “Akulah roti” (Yohanes 6:35), “Akulah gembala yang baik” (Yohanes 10:11), dan “Akulah pokok anggur” (Yohanes 15:5).

Nama “AKU” begitu jelas dipahami oleh musuh-musuh Kristus sehingga ketika Dia menggunakannya untuk diri-Nya sendiri, “Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah” (Yohanes 8:59).

Satu referensi menarik lainnya untuk nama “AKU” ditemukan di awal Sepuluh Hukum. Perhatikan, “Allah mengucapkan semua firman ini, dengan mengatakan: “Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” (Keluaran 20:1–3). Bahkan dalam hukum Allah kita menemukan kebesaran Kristus!

Ingatlah bagaimana Yesus berkata, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku” (Yohanes 14:15). Sebenarnya, frasa “menuruti perintah-Ku” muncul langsung dari Sepuluh Hukum (Keluaran 20:6, Ulangan 5:10). Ada hubungan yang jelas antara Kristus, hukum, dan nama “AKU.”

Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” Yohanes 8:58.

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *