SUNGAI AMAZON

Renungan Harian
Mari bagikan artikel ini

Amazon tidak diragukan lagi adalah sungai terbesar di dunia dari banyak sisi. Pertama, volume air yang dibawa sungai Amazon ke laut, sama dengan sekitar 20 persen dari semua debit air tawar yg dibawa ke lautan di dunia (seperlima). Dalam satu detik sungai itu menuangkan 60 juta galon ke lautan Atlantik.  Luas Sungai Amazon dan banyak anak sungainya mencakup 2.720.000 mil persegi.  Sungai itu juga merupakan sungai terpanjang di dunia dengan panjang lebih dari 4.220 mil. Selama musim hujan, bagian sungai yg terbesar bisa mencapai lebar 24 mil. Muara Sungai Amazon membawa begitu banyak air ke Samudra Atlantik sehingga walaupun setelah menempuh perjalanan lebih dari 100 mil dari pantai masuk ke laut, Anda masih dapat menciduk air tawar.  Faktanya, volume air ketika sedang melonjak dari Sungai Amazon lebih besar dari gabungan delapan sungai terbesar di dunia, dan tiga kali lipat debit aliran semua sungai di Amerika Serikat.

Sungai Amazon juga adalah tempat tinggal bagi banyak mahluk “ekstrem” lainnya.  Sungai ini misalnya merupakan tempat tinggal bagi ular terbesar di dunia, anaconda, dan ikan paling buas di dunia, piranha.  Ikan lele yang tinggal di sini memiliki ruang tak terbatas yang diinginkannya untuk tumbuh sebesar yang diizinkan alam. Beberapa telah ditangkap dengan berat lebih dari 200 pon!  Ikan air tawar terbesar di dunia, arapaima, hidup di perairan Sungai Amazon. Panjangnya mencapai 15 kaki dan beratnya bisa mencapai 440 pound. Ada lebih dari 2.000 spesies ikan yang diketahui hidup di Amazon, dan lebih banyak lagi yang ditemukan sepanjang waktu. Lebih dari 4.000 spesies kupu-kupu telah diidentifikasi di sana.

Sebagaimana Amazon adalah sungai yang penuh dengan kehidupan, Alkitab berbicara tentang sungai kehidupan yang mengalir dari takhta Tuhan. Yehezkiel menggambarkan tentang sungai itu: “sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup” (Yehezkiel 47: 9). Suatu hari nanti saya dan Anda ingin berdiri di tepi sungai itu, bukan?

Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai.

Mazmur 46:4

-Doug Batchelor-


Mari bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *