Senin, Juni 25, 2018

RENUNGAN HARIAN

JANGAN MENGUCAPKAN SESUATU YANG AKAN MELUKAI ATAU MENDUKAKAN

Kedewasaan Batin Mendatangkan Kebahagiaan

Siapa yang mau mancintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan barusaha mendapatkannya. 1 Petrus 3:10, 11.

Sekiranya bibir selalu dijaga sehingga tidak ada tipu daya yang dapat merusaknya, betapa banyak penderitaan, kemerosotan, dan sengsara dapat dicegah. Jika sekiranya kita tidak mengucapkan sepatah katapun yang melukai atau mendukakan, kecuali waktu mencela dosea karena Allah tidak dihormati, betapa banyak salah paham, kesakitan dan penderitaan yang dapat dicegah. Jika kita mau

mengucapkan perkataan yang menggembirakan, perkataan pengharapan dan iman kepada Allah, betapa banyak terang dapat kita curahkan ke atas jalan orang-orang lain, yang akan dipantulkan dalam terang yang Iebih jelas terhadap jiwa kita sendiri. . . . Rencana keselamatan, sebagaimana dinyatakan dalam Kitab Suci, membukakan suatu jalan dengan cara mana manusia memperoleh

kebahagiaan dan memperpanjang usianya di atas dunia ini, sekaligus menikmati kasih karunia sorga dan memperoleh hidup yang akan datang yang sama dengan umur hidup Allah.

Banyak orang mengeiuh karena kebijaksanaan Aiian, sebab tidak merasa puas, dan merasa gusar dengan penderitaan mereka, sedangkan hal itu adaiah akibat yang pasti dari perbuatan rnereka sendiri. Seolah-olah mereka merasa dianiaya oleh Allah, padahal mereka sendiri harus bertanggung jawab atas penyakit yang mereka tanggung. Bapa kita yang baik hati dan penuh kemurahan yang ada di sorga telah menetapkan undang-undang, jikalau dituruti akan memperlancar kesehatan jasmani, pikiran dan akhlak.  . .

Allah menuntut kita menyerahkan kemauan kita menurut kemauanNya; tetapi la tidak meminta kita menyerahkan apa saja yang tidak pantas untuk kebaikan kita. Tidak seorangpun dapat berbahagia kecuali ia membaktikan hidupnya pada kepuasan diri sendiri. Perbuatan yang menurut kepada Allah adalah jalan yang paling biiaksana untuk kita ikuti; karena jalan itu membawa perdamaian, kepuasan, dan kebahagiaan sebagai akibatnya. . . .

Jika manusia mau berhubungan baik Allah dengan mengindahkan nasinat dari firmanNya, maka mereka akan terlepas dari bahaya yang tak terkira banyaknya, dan mengalami perdamaian dan kepuasan hati yang akan menyatakan kesukaan lebih dari pada beban.

Hidupku Kini, hal. 182

Berita AFI

“Hitung Mundur Nubuatan” di Uganda

Sebelum dan selama jangkauan keluar seri seminar ’Prophecy Countdown’ Amazing Facts di Uganda pada bulan April lalu, waktu Tuhan adalah segalanya. Pemeliharaannya sangat terlihat jelas sepanjang acara sembilan hari ini, yang diadakan di Stadion Nasional Hockey di ibu kota Kampala.

Pendalaman Alkitab

Enam Kesalahan Paling Tragis Dalam Sejarah (2)

Dalam artikel yang pertama kita telah melihat tiga kesalahan pertama yang Pilatus buat dan seringkali itu pula yang dibuat manusia. Yang pertama adalah menghindari membuat keputusan yang benar. Kedua adalah ragu untuk untuk melakukan apa yang benar sesuai firman Tuhan. Dan yang ketiga adalah berkompromi dengan kebenaran firman Tuhan demi menyenangkan manusia.

Enam Kesalahan Paling Tragis Dalam Sejarah (1)

Seorang pria yang pernah lahir sebagai rakyat biasa yang menjadi tawanan kerajaan Romawi, kemudian kehidupannya berubah  dan mengalami puncak keberhasilan, namun hanya untuk kemudian jatuh dan menjadi salah satu orang  yang paling hina karena kegagalannya sebagai sejarah manusia.

Follow Us

Amazing Disciples

RSS Amazing Facts Blog

  • No Time to Lose? 18 Juni 2018
    The idea of a religious leader summoning executives to the Vatican and imploring them to act may seem strange to some ...
  • A Forgotten Religion 11 Juni 2018
    A tiny congregation in Brooklyn has adopted the “Oahspe Bible,” a book written by a 19th-century dentist-turned-spiritualist.
  • What Makes a Christian? 4 Juni 2018
    A large percentage of Europeans identify as Christians yet deny the basic beliefs of the faith.
  • A Museum of the Bible 28 Mei 2018
    A Washington, DC, museum honoring the cultural impact of the Bible drew 565,000 visitors in first six months.
  • Is Our ‘Religion’ of Work Failing Us? 21 Mei 2018
    Is work like a religion to you? Welcome to the Sabbath ...