Senin, Mei 28, 2018

RENUNGAN HARIAN

HATI YANG GEMBIRA ADALAH OBAT YANG MANJUR

Seri Pikiran Sehat Terdapat Dalam Tubuh Yang Sehat
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. Amsal 17:22
Hubungan yang terdapat di antara pikiran dan tubuh sangatlah erat. Bilamana yang satu diserang penyakit yang lain turut merasakannya. Keadaan pikiran mempengaruhi kesehatan lebih besar dari pada apa yang disadari banyak orang. Banyak dari penyakit yang diderita oleh manusia adalah disebabkan tekanan mental. Dukacita, kekhawatiran, rasa tidak puas, sesal dan merasa bersalah, syak, semuanya cenderung merusak tenaga hidup dan mengundang kerisauan dan kematian.
Penyakit kadang-kadang timbul, dan sering lebih berat karena angan-angan hati. Banyak orang menderita cacat seumur hidup yang sebenarnya dapat menjadi baik jikalau mereka berpikir baik. . . .
Keteguhan hati, pengharapan, iman, belas kasihan, kasih memajukan kesehatan dan memperpanjang usia. Pikiran yang merasa puas, roh yang bergembira adalah menyehatkan tubuh dan menguatkan jiwa.
Bersyukur, bersukacita, berbuat baik, percaya akan kasih Allah dan pemeliharaan-Nya inilah benteng kesehatan terbesar.
Kuasa kemauan dan pentingnya pengendalian diri sendiri, baik waktu memelihara kesehatan dan memperoleh kesembuhan, baik waktu tertekan dan akibat rasa marah yang merusak, tidak merasa puas, mementingkan diri sendiri, atau hati jahat, dan sebaliknya, kuasa memberi hidup yang mengagumkan yang terdapat dalam sukacita, tidak mementingkan diri, bersyukur haruslah pula ditunjukkan.
Ada suatu kebenaran yang bersifat hayati kebenaran yang harus kita perhatikan terdapat dalam kitab Suci yang berbunyi, "Hati yang gembira adalah obat yang manjur."
Prinsip yang benar dari kekristenan membukakan di hadapan semua orang suatu sumber kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
Kita harus memupuk pikiran supaya tetap gembira, penuh pengharapan, damai sejahtera; karena kesehatan kita bergantung pada perbuatan yang demikian.
Hidupku Kini, hal. 153

Pendalaman Alkitab

Enam Kesalahan Paling Tragis Dalam Sejarah (2)

Dalam artikel yang pertama kita telah melihat tiga kesalahan pertama yang Pilatus buat dan seringkali itu pula yang dibuat manusia. Yang pertama adalah menghindari membuat keputusan yang benar. Kedua adalah ragu untuk untuk melakukan apa yang benar sesuai firman Tuhan. Dan yang ketiga adalah berkompromi dengan kebenaran firman Tuhan demi menyenangkan manusia.

Enam Kesalahan Paling Tragis Dalam Sejarah (1)

Seorang pria yang pernah lahir sebagai rakyat biasa yang menjadi tawanan kerajaan Romawi, kemudian kehidupannya berubah  dan mengalami puncak keberhasilan, namun hanya untuk kemudian jatuh dan menjadi salah satu orang  yang paling hina karena kegagalannya sebagai sejarah manusia.

Follow Us

Amazing Disciples

RSS Amazing Facts Blog